Mensos Kaji Wacana Pengalihan Bansos: Menindak Lanjuti Aspirasi

- Redaksi

Sunday, 5 January 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan rencana pengalihan sebanyak 18,8 juta penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Ya kemarin kita lapor, jadi perlu saya sampaikan ya, jadi perlindungan sosial dari Kementerian Sosial itu yang paling besar memang ada dua. Satu, PKH (program keluarga harapan) yang menyasar 10 juta KPM (keluarga penerima manfaat) tadi, yang kedua, bantuan pangan non-tunai itu yang menyasar sekitar 18,8 juta,” kata Gus Ipul di Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (5/1/2025).

Menurut Gus Ipul, aspirasi terkait hal ini telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, yang memberikan arahan agar usulan tersebut dikaji lebih mendalam.

Kemensos masih melakukan kajian terkait perubahan ini, dengan rencana implementasi bertahap mulai tahun 2025.

Gus Ipul menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan semakin efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Jadi, bisa separuh bisa sebagian, kita lihat nanti tapi Presiden sudah mengizinkan kita untuk menindak lanjuti aspirasi dari para penerima bansos,” kata Mensos.

“Iya, secara bertahap nanti kita akan coba. kan 18,8 juta (penerima) cukup besar juga, nanti kita coba Insyallah,” imbuhnya.

Berita Terkait

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Berita Terbaru