Mucikari Berhasil Diamankan Polisi, Ngaku Beraksi sejak Tahun 2019

- Redaksi

Wednesday, 13 March 2024 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Polres Bogor amankan mucikari yang telah beraksi sejak tahun 2019
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idSeorang mucikari Berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. 

Kombes Bismo mengungkapkan bahwa pelaku telah melakukan tindakan tersebut sejak tahun 2019. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain di Bogor, Dinas juga melayani permintaan dari wanita di Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan, dan Bali.

Sebelumnya, Polresta Bogor Kota telah menangkap muncikari prostitusi yang memiliki inisial DA (27). Korban dari tindakan tersebut termasuklah selebgram dan caddy golf.

Bismo mengatakan bahwa tersangka DA telah melakukan aksinya sejak tahun 2019. DA sendiri ditangkap ketika sedang mengantarkan wanita ke salah satu hotel di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor.

Baca Juga :  Wakil Menteri PPPA Soroti Pernikahan Anak SMP dan SMK di Lombok yang Viral

“Kemudian ada (istilah) short time dengan harga Rp 3-15 juta dan pelaku dapat keuntungan 1-5 juta, kemudian long time Rp 10-30 juta, di mana pelaku muncikari ini dapat keuntungan Rp 5-10 juta,” ungkap Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso dalam jumpa pers, Rabu (13/3/2024).

“Pelayanan prostitusi online ini ada di Kota Bogor jaringannya ada di Jakarta, ada di Bandung Jawa Tengah Kalimantan dan Bali, di kota-kota lainnya,” kata Bismo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot, mengatakan bahwa setidaknya 20 wanita menjadi korban perdagangan orang yang dilakukan oleh Dimas. 

“Jadi dari hasil pemeriksaan dari tersangka DA ini, ada sekitar 20 orang korban perempuan yang ditipu oleh tersangka ini, sehingga akhirnya mereka mau memenuhi hasrat dari para konsumen atau pria hidung belang,” kata Olot menambahkan.

Baca Juga :  Jelang Nataru, BMKG Himbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

“Dari 20 orang ini, terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari selebgram, kemudian ada juga berprofesi sebagai caddy, kemudian ada juga berprofesi sebagai putri kebudayaan, kemudian ada juga mantan dari pramugari dan terjerembap dalam kelompok ini dan menjadi korban,” sambungnya.

Para korban ini berasal dari kalangan selebgram, caddy golf, dan mantan pramugari.

Olot juga mengungkapkan bahwa tersangka Dimas menjual wanita menjadi pekerja seks komersial dengan cara eksklusif.

Tidak semua orang dapat dengan mudah mengakses WhatsApp milik tersangka Dimas.

“Jadi untuk modusnya tidak semua orang punya akses ke tersangka ini, dia harus kenal dulu secara eksklusif, kemudian ditawarkan menggunakan platform media WhatsApp,” katanya.

Berita Terkait

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS
Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?
Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Thursday, 26 February 2026 - 16:50 WIB

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terbaru