Libya Kehilangan 5.200 Nyawa Penduduknya Akibat Banjir Dahsyat yang Melanda

- Redaksi

Wednesday, 13 September 2023 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Dahsyat Libya 

SwaraWarta.co.id – Sebanyak 5.200 jiwa dinyatakan meninggal pasca terjadinya banjir dahsyat yang menerjang Libya. Banjir dahsyat terjadi dikarenakan hujan lebat yang menyebabkan dua bendungan besar jebol.

Kedua bendungan yang jebol tersebut terletak di Kota Derna yang membuat sebagian besar wilayah kota tersebut porak-poranda dihantam banjir dahsyat tersebut.

Bukan hanya telah menghilangkan nyawa sebanyak 5.200 saja, banjir ini juga ikut menyebabkan hilangnya 10.000 jiwa yang masih belum diketahui nasibnya apakah selamat atau terbawa arus banjir ke arah laut.

Sementara itu para korban yang selamat, harus menyelamatkan diri ke kamp-kamp pengungsian yang lokasinya berada di tempat yang cukup aman dan tidak terdampak dari banjir besar tersebut.

Diperkirakan jumlah pengungsi tersebut mencapai angka 20.000-an orang yang ada beberapa bagiannya yang terluka baik ringan, dan sedang.

Jumlah korban meninggal yang mencapai 5.200 orang ini diperkirakan akan terus bertambah, mengingat masih ada ribuan korban lainnya masih dinyatakan hilang dan berkemungkinan besar meninggal.

Banjir dahsyat ini sendiri telah mengakibatkan sejumlah bangunan, baik rumah, penduduk, perkantoran, gedung-gedung sarana publik, dan gedung-gedung lainnya roboh dan ikut terseret arus banjir.

Bukan hanya itu kendaraan-kendaraan baik roda dua dan empat ikut tenggelam bersamaan dengan datangnya banjir dahsyat yang menerjang kota tersebut secara tiba-tiba.

Bantuan yang dikirimkan sedikit terhambat karena akses jalan yang terblokir akibat tersapu banjir.

Keadaan kota pasca banjir dahsyat tersebut sangat mengerikan karena banyak mayat bergeletakan di mana-mana. Baik di daerah sekitar laut, lembah-lembah, juga di bekas-bekas reruntuhan bangunan.

Hal ini tentu saja membutuhkan penanganan yang sesegera mungkin agar mayat-mayat tersebut bisa cepat dievakuasi dan dipindahkan.

Sekitar 25 % penduduk Kota Derna dikabarkan telah hilang. Ini artinya seperempat jumlah penduduk Kota Derna telah menjadi korban kedahsyatan banjir ini.

Menurut data statistik, Kota Derna berpenduduk sekitar 125.000 jiwa sebelum banjir dahsyat ini menerjang.

Selain Kota Derna, kota-kota lain yang terkena imbas banjir dan badai dahsyat ini meliputi kota-kota di wilayah timur Libya, termasuk Benghazi.

Sejumlah bantuan sudah mulai dikirimkan oleh negara-negara tetangga termasuk juga dari PBB yang telah mengirimkan utusannya untuk mengirimkan bantuan.

Berita Terkait

Kapan Cap Go Meh di Tahun 2026? Catat Tanggal dan Tradisinya!
Mudik Gratis Jasa Raharja 2026: Kapan Pendaftaran Dibuka?
KJP Februari 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Resmi dan Cara Cek Statusnya
Apa Itu Epstein Files? Dokumen Skandal yang Gemparkan Amerika Serikat
Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!
Apakah Jeffrey Epstein Sudah Meninggal Dunia? Begini Fakta yang Sebenarnya!
Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Berita Terkait

Sunday, 8 February 2026 - 15:07 WIB

Kapan Cap Go Meh di Tahun 2026? Catat Tanggal dan Tradisinya!

Sunday, 8 February 2026 - 14:43 WIB

Mudik Gratis Jasa Raharja 2026: Kapan Pendaftaran Dibuka?

Saturday, 7 February 2026 - 06:38 WIB

KJP Februari 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Resmi dan Cara Cek Statusnya

Wednesday, 4 February 2026 - 07:34 WIB

Apa Itu Epstein Files? Dokumen Skandal yang Gemparkan Amerika Serikat

Tuesday, 3 February 2026 - 10:10 WIB

Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!

Berita Terbaru

1 Lustrum Berapa Tahun?

Pendidikan

Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?

Wednesday, 11 Feb 2026 - 11:28 WIB

HB Rendah Kenapa?

Kesehatan

HB Rendah Kenapa? Kenali Penyebab dan Tanda-Tandanya

Wednesday, 11 Feb 2026 - 10:46 WIB