Kesabaran dalam Menahan Diri dari Larangan: Mengutamakan Perintah Allah di Era Modern

- Redaksi

Monday, 9 September 2024 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dalam masyarakat modern saat ini, banyak hal yang diterima oleh massa namun bertentangan dengan perintah Allah dan nasihat Nabi Muhammad SAW.

Misalnya, penggunaan bahasa kasar sering dianggap sebagai hal yang biasa dan diterima dalam budaya kita.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, banyak hadist sahih yang memperingatkan kita tentang betapa seriusnya dosa penggunaan bahasa kasar ini.

Bahkan Allah melarang penggunaan bahasa kasar dalam ayat kesebelas Surah Al-Hujurat.

Dalam konteks ini, sabar (kesabaran) berarti mengutamakan perintah Allah dan nasihat Nabi Muhammad SAW di atas apa yang dianggap wajar oleh masyarakat atau dunia.

Kesabaran di sini adalah tentang menempatkan ketetapan Allah di atas hukum masyarakat atau praktik yang diterima secara umum, dan berusaha keras untuk tetap teguh dalam upaya tersebut.

Baca Juga :  Imam Mahdi Adalah? Ini Tanda Kemunculan hingga Perannya Menjelang Akhir Zaman!

Sabar ‘an al-ma’siyyah, atau kesabaran dalam menahan diri dari perbuatan yang dilarang, merupakan sebuah tantangan yang tidak bisa dianggap remeh.

Di era di mana norma-norma sosial sering kali menyimpang dari ajaran agama, menjaga diri dari melakukan hal-hal yang dilarang membutuhkan kekuatan iman dan kesungguhan hati.

Misalnya, jika masyarakat umum menganggap bahwa berbicara dengan kata-kata kasar adalah hal yang biasa dan tidak masalah, maka kita sebagai Muslim dituntut untuk tetap mematuhi perintah Allah yang melarangnya.

Kesabaran dalam konteks ini juga berarti menjaga diri dari godaan untuk mengikuti apa yang dianggap sebagai tren atau kebiasaan masyarakat, terutama jika hal tersebut bertentangan dengan ajaran agama.

Ini bisa meliputi berbagai aspek kehidupan, dari cara berbicara, perilaku sehari-hari, hingga cara kita berinteraksi dengan orang lain.

Baca Juga :  Apa yang dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam? Simak Pembahasannya!

Mengutamakan perintah Allah dan nasihat Nabi Muhammad SAW berarti kita harus siap untuk menentang arus jika perlu, demi menjaga keimanan dan ketaqwaan kita.

Dalam menghadapi situasi di mana kita harus menahan diri dari melakukan perbuatan yang dilarang, penting untuk memiliki kesadaran dan pemahaman yang mendalam tentang ajaran agama.

Ini tidak hanya membantu kita untuk tetap teguh dalam menghadapi tantangan, tetapi juga memperkuat tekad kita untuk selalu mengikuti jalan yang benar.

Menjadi seorang Muslim yang sabar dalam menahan diri dari perbuatan dosa bukanlah hal yang mudah, tetapi ini adalah bagian dari usaha kita untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Kebiasaan Bangun Pagi: Kunci Produktivitas dan Kesehatan Mental yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Oleh karena itu, setiap kali kita dihadapkan pada pilihan antara mengikuti praktik yang diterima oleh masyarakat dan mematuhi perintah Allah,

kita harus ingat bahwa kesabaran kita dalam menahan diri dari perbuatan yang dilarang adalah bentuk ibadah yang sangat dihargai.

Kesabaran ini tidak hanya memperkuat iman kita tetapi juga memberikan teladan bagi orang lain tentang pentingnya mengikuti ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan berpegang teguh pada ajaran Allah dan sunnah Nabi Muhammad SAW, kita dapat menjalani hidup dengan penuh keberkahan dan mendapatkan ridha Allah.

Semoga kita selalu diberi kekuatan dan kesabaran untuk menahan diri dari perbuatan dosa, serta terus berusaha untuk mengikuti jalan yang diridhai-Nya.***

Berita Terkait

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!
Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!
Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?
Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 11:33 WIB

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!

Sunday, 18 October 2026 - 10:01 WIB

Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!

Saturday, 17 October 2026 - 09:53 WIB

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?

Saturday, 17 October 2026 - 06:13 WIB

Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?

Friday, 16 October 2026 - 07:20 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?

Berita Terbaru

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile

Teknologi

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile dengan Mudah

Sunday, 18 Oct 2026 - 10:10 WIB