Pabrik Triplek di Polokarto Sukoharjo Kembali Terbakar Kobaran Apinya Lebih Besar

- Redaksi

Tuesday, 17 October 2023 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Pabrik Triplek PT Prima Parquet Indonesia (Dok.Istimewa)

SwaraWarta.co.idPabrik triplek PT Prima Parquet Indonesia di Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo kembali terbakar. Bahkan kobaran apinya jauh lebih besar daripada kebakaran sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari Selasa, (17/10) Pemadam Kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api. Dimana kebakaran ini terjadi pada hari Senin Malam, (16/10).

Kepala Desa (Kades) Genengsari Supardi mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. 

“Iya, (PT Prima Parquet Indonesia) terbakar lagi. Tapi titik lokasinya beda, ini kalau tidak salah gudangnya,” ungkap Supardi pada hari Senin, (16/10).

Sejumlah pekerja juga sempat mengevaluasi alat berat yang berada di lokasi. Bahkan satu unit truk juga ikut terbakar api. Kobaran apinya yang besar membuat petugas Damkar sedikit kewalahan.

Baca Juga :  Cara Cek Bansos PKH dan BPNT dengan Mudah

Lebih lanjut, Supardi mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut sangat jauh dari permukiman warga. Sehingga kecil kemungkinan api akan merembet ke rumah warga.

“Dengan permukiman jauh, jadi masih aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sukoharjo, Margono mengungkapkan bahwa pihaknya mengalami kendala dalam memadamkan api.

Kendala tersebut berupa sumber air yang jauh dari lokasi kejadian. Selain itu, tumpukan triplek yang banyak membuat pemadam kebakaran kesulitan untuk memadamkan api.

“Api susah dipadamkan) karena kayu bertumpuk terus untuk pengambilan air juga cukup jauh ya. Posisi ngambil (air) di Karanganyar,” ungkap Margono.

Menurut Margono, hingga pagi ini masih dilakukan upaya pemadaman api. Bahkan pihaknya telah mengeluarkan 10 untuk mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api di pabrik triplek tersebut.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Gunungkidul: Pentingnya Kesiapan Menghadapi Bencana

Selama proses pemadaman api, pemadam kebakaran juga dibantu oleh beberapa wilayah mulai dari Karanganyar, Solo, Klaten dan juga Wonogiri.

“Kita dibantu dari Karanganyar, Solo, Klaten dan Wonogiri,” ungkapnya.

Sementara untuk penyebab kebakaran hingga saat ini masih diselidiki oleh pihaknya. Terlebih kebakaran pabrik ini bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Sebab pabrik ini sudah 4 kali terbakar.

Meskipun sudah sering terbakar, namun kebakaran kali ini cukup besar dibandingkan kebakaran yang terjadi sebelum-sebelumnya.

“Kebakaran pabrik triplek sudah keempat kalinya. Yang ini (kebakarannya) paling besar,” terang Margono.

Di musim kemarau tahun ini, banyak pabrik yang dilahap oleh jago merah. Bahkan peristiwa kebakaran pabrik juga sempat terjadi di pabrik kabel dan juga sandal.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya Ceburkan Diri di Situ Gintung

Meskipun kobaran api di pabrik triplek cukup besar, namun tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa ini.

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Berita Terbaru