Antisipasi HIV/AIDS, Dinkes Madiun Lakukan Deteksi Dini dari Komunitas LSL yang Kian Meluas

- Redaksi

Sunday, 19 November 2023 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Madiun deteksi dini HIV/Aids dari komunitas LSL
(Dok. Istimewa)


SwaraWarta.co.id 
Komunitas LSL ( Lelaki Seks Lelaki) semakin meluas di Kabupaten Madiun Jawa Timur. 

Komunitas LSL sendiri merupakan perhimpunan laki-laki yang suka sesama jenis atau kerap disebut dengan gay. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data terbaru, penyumbang HIV/ AIDS mayoritas berasal dari komunitas LSL dan sejenisnya. 

Ironisnya komunitas LSL ini sudah meluas hingga memasuki kalangan pemuda di daerah tersebut. 

Selly Fitriani selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Madiun menjelaskan bahwa saat ini ODHA ( Orang dengan HIV/AIDS) mengalami sejumlah perubahan. 

Kebanyakan berasal dari kaum laki-laki yang disebabkan oleh meluasnya komunitas LSL, lebih lanjut ada juga kalangan gay.

Baca Juga :  Mahfud MD Singgung Pejabat Kampanye di Hari Kerja, PKB ungkap Cak Imin Sudah Cuti

Meluasnya HIV/AIDS ini juga dipicu oleh perilaku seks tidak aman maupun bukan bersama pasangan. 

“Selain itu juga orang dewasa yang memang suka berhubungan seksual tidak aman, atau berhubungan seksual tidak bersama pasangannya,” ujar Selly seperti yang dikutip dari Jawa Pos. 

Berdasarkan data dari Dinkes tempat tersebut, ada sejumlah wilayah yang menjadi pusat komunitas LSL, Waria, hingga gay. 

Wilayah tersebut seperti daerah Wungu dan Kare. Sedangkan dari kalangan WPS ( Wanita Pekerja Seks) didominasi daerah Jiwan. 

Dalam melakukan deteksi dini tersebut, Dinkes telah melakukan tindakan mobile screening di daerah Jiwan. 

Namun pihaknya merasa kesulitan dalam menjalankan mobile screening lantaran kalangan WPS berjalan secara terpisah atau tidak tergabung dalam komunitas.

Baca Juga :  Heboh! Jukir di Medan Main Judi Online Pakai E-Parking, Begini Kata Bobby Nasution

“Kendalanya untuk di Jiwan ini kami kesulitan mobile screening karena rata-rata mereka terpisah atau berjalan sendiri, tidak ada komunitas tertentu,” ujar Selly. 

Selly juga menuturkan bahwa waria, gay dan komunitas LSL juga terjadi pada kalangan anak-anak.

Hal ini juga turut menjadi sasaran mobile screening yang dilakukan dinas kesehatan Madiun dalam deteksi dini HIV/ AIDS

Dirinya juga menjelaskan bahwa dari kalangan pelajar ada yang turut serta dalam komunitas LSL namun saat dilakukan pengetesan HIV/AIDS hasilnya negatif. 

Lebih lanjut Selly menjelaskan bahwa peran dinas kesehatan melalui mobile screening hanya sekedar mendeteksi. 

Jika terdapat orang yang positif terkonfirmasi, maka akan diarahkan untuk melakukan pengobatan lebih lanjut. 

Baca Juga :  41 Pengedar Narkoba di Bandung Berhasil Diringkus Polisi

Seperti yang diketahui, dalam 10 bulan terakhir ini penderita HIV/ AIDS di Madiun menyentuh 105 kasus. 

3 diantara 105 kasus tersebut diketahui meninggal dunia. Rata-rata kasus ditemukan di daerah Mejayan dan Dolopo. 

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB