Islam dalam Sejarah Modernisasi Korea

- Redaksi

Wednesday, 28 February 2024 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Islam dalam Korea Modern-SwaraWarta.co.id (Sumber: IDN Times)

SwaraWarta.co.id – Pasca Perang Dunia II, Korea mengalami perang saudara dengan korban sekitar 5 juta warga sipil, terutama pada awal 1950-an, yang melibatkan Korea bagian utara dan selatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korea Utara, didukung oleh China dan Uni Soviet, berhadapan dengan Korea Selatan yang mendapat bantuan dari Amerika Serikat, Turki, dan beberapa negara sekutu.

Turki, di bawah PBB, mengirimkan tentara terbanyak setelah Amerika, membantu mengurus sekolah-sekolah bagi anak yatim, dan mengajarkan Islam kepada masyarakat Korea Selatan.

Pada 1955, mereka membentuk Persatuan Orang Islam Korea. Komunitas Muslim di Korea Selatan berkembang pesat dengan dukungan dari negara lain.

Pada 1962, Kerajaan Malaysia menawarkan bantuan finansial untuk membangun masjid di Seoul, tetapi pembiayaan terhenti karena Inflasi fiskal.

Baca Juga :  Ronaldo Masih Tajam: 40 Gol di 2024, Bersaing dengan Kane dan Haaland

Pada 1970-an, hubungan ekonomi Korea Selatan dengan negara Timur Tengah menggeliat, dan orang Korea yang bekerja di Arab Saudi menjadi pemeluk Islam, meningkatkan populasi Muslim di Korea Selatan.

Pada 1974, masjid sentral di Seoul dan Islamic Centre berdiri, diikuti oleh tempat-tempat ibadah umat Muslim temporer di beberapa daerah.

Meskipun mayoritas penduduk Korea Selatan beragama Buddha, toleransi dan menghargai perbedaan keyakinan dijaga dengan baik.

Namun, pasca serangan teroris 11 September 2001, islamofobia menyebar hingga ke Korea Selatan.

Media-media di Korea Selatan, menurut Muhammad Masrur Irsyadi, melabeli Islam sebagai agama ekstrimis dan radikal, terutama setelah kedatangan imigran Muslim.

Sebelum 9/11, sentimen anti-Islam dan anti-Arab sudah tersebar luas di Korea, dipengaruhi oleh dinamika aktivitas agama dan ketidakpahaman terhadap ajaran Islam di daerah terpencil.

Baca Juga :  Pakistan Berduka Atas Pembunuhan Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas

Perkembangan komunitas Muslim di Korea Selatan tetap berlanjut.

Pada 500 kata ini, kita mencermati bagaimana bantuan dari Turki dan Malaysia serta imigran Muslim dari Arab Saudi telah memengaruhi pertumbuhan populasi Muslim di Korea Selatan.

Meskipun kendala keuangan terhenti, komitmen untuk membentuk Persatuan Orang Islam Korea pada 1955 terbukti penting.

Pada 1974, berdirinya masjid sentral di Seoul dan Islamic Centre menandai langkah besar dalam mendukung kehidupan beragama Muslim.

Tetapi, perjalanan komunitas Muslim di Korea Selatan tidak selalu mulus.

Serangan 9/11 dan ketidakpahaman terhadap Islam diakui sebagai faktor yang memicu islamofobia, mempengaruhi persepsi sosial terhadap Muslim.

Muhammad Masrur Irsyadi mencatat bahwa media-media di Korea Selatan turut berkontribusi dengan melabeli Islam sebagai agama ekstrimis dan radikal, memperburuk persepsi terhadap umat Islam.

Baca Juga :  Dokter Kandungan di Garut Ditangkap karena Kasus Pelecehan Seksual

Bahkan sebelum 9/11, sentimen anti-Islam sudah ada, seperti yang diungkapkan oleh Jeong Min Seo, menyoroti ketidaktahuan dan kesalahpahaman di daerah terpencil terhadap ajaran Islam.

Dalam menghadapi tantangan ini, komunitas Muslim di Korea Selatan terus berusaha membangun pemahaman dan toleransi.

Perkembangan ekonomi Korea Selatan dengan negara Timur Tengah pada 1970-an juga membuka peluang bagi orang Korea yang bekerja di Arab Saudi untuk menjadi pemeluk Islam, memperkaya keberagaman agama di negara tersebut.

Meskipun beberapa rintangan dihadapi, komunitas Muslim di Korea Selatan menunjukkan ketahanan dan keteguhan dalam mempertahankan identitas dan keyakinan mereka.***

Berita Terkait

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!
BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!
VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!
Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!
Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!
Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 11:36 WIB

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Saturday, 17 October 2026 - 08:12 WIB

Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran

Friday, 16 October 2026 - 08:30 WIB

Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!

Friday, 16 October 2026 - 07:50 WIB

BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!

Thursday, 15 October 2026 - 11:17 WIB

VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!

Berita Terbaru