Mengenal Sosok Habib Husein Baagil dan Silsilah Keluarganya

- Redaksi

Wednesday, 17 April 2024 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Habib Husein Baagil
( Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id– Belakangan ini, sosok Habib Husein Baagil muncul ke permukaan publik karena kedekatannya dengan Letnan Jenderal Dudung Abdurahman, terutama setelah tampil dalam podcast Deddy Corbuzier pada 1 Maret 2022 lalu. 

Habib Husein Baagil sebenarnya memiliki posisi yang sangat istimewa di kalangan alawiyyin, yaitu keturunan langsung dari Nabi Muhammad di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA: Mengenal Sosok Imaduddin Utsman, Ternyata Ini Karyanya

Keluarga Baagil juga masih memiliki hubungan keluarga dengan Habib Jamal bin Toha Baagil, yang merupakan pimpinan Majlis Taklim Ar-Ridwan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Anwarut Taufiq di Malang. 

BACA JUGA: KH Syukron Makmun Wafat? Begini Faktanya

Menurut situs resmi baalawi.com, keluarga Baagil berasal dari keturunan Habib Agil bin Abdurrahman Assegaf bin Muhammad Mauladdawilah, seorang wali besar yang lahir di kota Tarim, Hadramaut. 

Baca Juga :  Bagaimana Anda dapat Menggunakan Capcut untuk Meningkatkan Interaksi antara Pembelajar dengan Bahan Ajar Video?

Abdurrahman Assegaf sendiri merupakan keturunan ke-23 dari Nabi Muhammad dan menjadi sumbu bagi para habaib di seluruh dunia. 

Habib Agil meninggal di kota Tarim pada tahun 871 Hijriyah dan meninggalkan seorang putra bernama Abdurrahman. 

BACA JUGA: Ishowspeed Agama Islam? Ini Faktanya!

Dari Abdurrahman bin Agil terlahir tiga putra: Hasan, Muhammad Al-Hadi (yang kemudian menjadi fam Al-Baagil Assegaf), dan Umar (yang menurunkan fam Baagil). 

Dari sini, muncul keturunan Habib Husein Baagil. Selain kedudukannya yang terhormat di kalangan alawiyyin, Habib Husein dan keluarganya juga memiliki peran yang signifikan dalam negara Indonesia. 

Kedekatannya dengan Letjen Dudung Abdurrahman bukanlah sekadar pertemanan biasa, melainkan juga salah satu bentuk dakwah yang dipilih oleh Habib Husein Baagil untuk menjaga bangsa lewat tangan militer.

Baca Juga :  SEORANG Dosen Psikologi Ingin Mengetahui Apakah Rata-Rata Lama Tidur Mahasiswa Di Kampus X Sudah Sesuai Rekomendasi Kesehatan, Yaitu 7 Jam Per Malam

BACA JUGA: Jokowi Open House di Istana Kepresidenan, Semua Boleh Datang!

Hal ini sebenarnya dimulai oleh kakeknya, yaitu Habib Muhammad bin Abu Bakar bin Achmad Baagil. 

Dalam sebuah foto yang diunggah oleh akun Instagram Habib Husein pada 3 Februari 2022, terlihat beliau sebagai pemegang mikrofon dari Presiden Soekarno. 

Para habaib memainkan peran penting dalam kehidupan negara. Selain Habib Husein Baagil, kita juga mengenal Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan yang kini masih menjabat sebagai Watimpres. 

Di era kemerdekaan, kita mengenal Habib Husen Al-Muntohar yang menciptakan sejumlah lagu kebangsaan, seperti “Hari Merdeka”, “Hymne Syukur”, “Hymne Pramuka”, dan “Dirgahayu Indonesiaku”. 

Selain itu, terdapat juga Raden Saleh (Sayyid Raden Saleh Sjarif Boestaman), seorang pelopor seni lukis di Indonesia yang sangat terkenal dengan karyanya “Penangkapan Pangeran Diponegoro” dan “Penyerahan Diri Pangeran Diponegoro“. 

Baca Juga :  Bagaimana Cara Menjaga Kelestarian Lingkungan? Ini 5 Langkah Mudah yang Bisa Dilakukan

Kakek Raden Saleh juga merupakan salah satu tokoh penting dalam perjanjian Giyanti yang membagi kerajaan Jawa menjadi dua, yaitu Mataram dan Solo. 

Melihat sejarah tersebut, maka tidak mengherankan jika Habib Husein Baagil memiliki kedekatan dengan tentara sebagai penjaga negara. Para habaib juga memiliki caranya tersendiri dalam menjaga negara.

Berita Terkait

Mengapa Tim Anda Memilih Solusi-solusi Ini dan Apa Dampak yang Mungkin Ditimbulkannya Terhadap Kota, Masyarakat, dan Planet Ini?
Sebagai Seorang Pelajar SMP, Mengapa Kita Perlu Memahami Sejarah Demokrasi di Indonesia? Berikut Penjelasannya!
Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!
Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!
Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?
Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 08:14 WIB

Mengapa Tim Anda Memilih Solusi-solusi Ini dan Apa Dampak yang Mungkin Ditimbulkannya Terhadap Kota, Masyarakat, dan Planet Ini?

Sunday, 18 October 2026 - 11:33 WIB

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!

Sunday, 18 October 2026 - 10:01 WIB

Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!

Saturday, 17 October 2026 - 09:53 WIB

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?

Saturday, 17 October 2026 - 06:13 WIB

Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?

Berita Terbaru