Menteri Risma Prihatin Dampak Buruk Bullying Pada Anak

- Redaksi

Saturday, 9 December 2023 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Risma Prihatin Efek Depresi Sebab Bullying Pada Anak Meningkat-SwaraWarta.co.id (Sumber: TribunNews)

SwaraWarta.co.id – Kasus meninggalnya salah satu korban bullying yang melibatkan anak SD di Bekasi menjadi tamparan keras bagi segenap orang tua di manapun.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus yang lagi-lagi dilakukan oleh anak, dengan pelaku anak dan korbannya pun anak-anak.

Kasus bullying akan memberikan efek yang buruk bagi korbannya, termasuk di dalamnya si anak mengalami depresi.

Akan fakta tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan kekhawatiran terkait peningkatan kasus kesehatan anak, terutama depresi akibat bullying di sekitar mereka.

“Ini menciptakan beban psikologis yang besar bagi anak-anak tersebut,” ujarnya dalam pernyataan pers di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga :  Siswa di Papua Tolak Makan Bergizi Gratis, Istana Angkat Bicara

Dalam usahanya mengatasi tantangan tersebut, Risma menekankan urgensi menggunakan informasi yang jelas dan akurat sebagai langkah kunci untuk memberikan empati positif kepada sesama.

Baginya, kejelasan dan kebenaran informasi menjadi dasar penting dalam memberikan dukungan yang efektif serta memahami secara mendalam kondisi dan kebutuhan orang lain, terutama anak-anak

Risma mengajak semua orang dewasa untuk memberikan teladan positif kepada adik-adik dan anak-anak mereka.

Baginya, tindakan positif dan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan oleh orang dewasa memiliki potensi besar untuk menginspirasi anak-anak dan generasi muda.

Keyakinan Risma adalah bahwa anak-anak bukan hanya individu yang penuh dengan kelemahan, tetapi juga memiliki sejumlah kelebihan dan potensi yang dapat tumbuh dan diperkuat melalui dukungan yang tepat.

Baca Juga :  Ngaku Jadi Wartawan, Pria di Madiun Nekat Cabuli Anak Dibawah Umur, Hukuman 15 Tahun Menanti

Menurutnya, meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan mental anak-anak dapat memainkan peran penting dalam mencegah munculnya kasus serupa di masa depan.

Dikatakan olehnya, hal ini juga dapat menjadi dasar untuk upaya pencegahan yang lebih baik, memastikan bahwa generasi mendatang dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang memberikan dukungan menyeluruh.

Peran orang tua dan guru pendidik di sekolah tentunya harus bisa berperan lebih aktif dalam menekan angka bullying yang melibatkan anak-anak.

Cara yang bisa dilakukan adalah dengan banyak diberikan pemahaman atau konseling kepada setiap anak perihal dampak buruk bullying, serta efek psikologis setelahnya.*****

Berita Terkait

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Friday, 5 June 2026 - 09:35 WIB

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru