Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Tanggapi Balik Jokowi Soal Menganggap Serangan Personal Saat Debat Capres

- Redaksi

Wednesday, 10 January 2024 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies-Ganjar Tanggapi Pernyataan Jokowi Soal Debat Capres-SwaraWarta.co.id (Sumber: CNN)

SwaraWarta.co.id – Presiden Jokowi, mengeluarkan kritik terhadap debat ketiga Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Jokowi menyatakan kekecewaannya terhadap kurangnya substansi dalam debat, yang lebih banyak menyoroti serangan personal daripada pemahaman yang mendalam tentang kebijakan dan visi calon presiden.

Debat ketiga tersebut, yang berlangsung di Istora Senayan pada Minggu (7/1/2024), melibatkan semua calon presiden, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Tema yang diperdebatkan mencakup pertahanan, keamanan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.

Meskipun tema tersebut seharusnya memberikan ruang bagi calon untuk memaparkan visi dan kebijakan masing-masing, Jokowi merasa bahwa debat lebih terfokus pada saling menyerang.

Baca Juga :  Bubarkan Tawuran di Probolinggo, 2 Anggota Polisi Kena Bacok

Jokowi menyatakan sebagai bentuk tanggapan, “Yang pertama memang saya melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan.”

Kemudian diteruskan dengan kalimat, “Yang kelihatan justru saling menyerang yang sebetulnya gak apa-apa asal kebijakan, asal policy, asal visi gak apa-apa.”

Dia menilai bahwa kritik yang dilontarkan dalam debat cenderung bersifat personal, tidak membahas secara memadai kebijakan dan visi calon presiden.

Presiden juga menyoroti kebutuhan akan perubahan format debat agar lebih efektif dalam menyampaikan visi dan kebijakan.

Menurutnya, format debat perlu disesuaikan agar lebih mengedukasi masyarakat dan memberikan ruang bagi calon untuk menunjukkan pemahaman mendalam terhadap isu-isu yang dihadapi oleh negara.

Jokowi menilai hal ini kurang memberikan pendidikan, kurang mengedukasi masyarakat yang menonton. Jokowi mengkhawatirkan bahwa masyarakat akan banyak yang kecewa.

Baca Juga :  Diterpa Isu Tak Sedap, Ini Profil Azizah Salsha! Istri Pratama Arhan yang diduga Selingkuh

Kritik ini mencerminkan keprihatinan Jokowi terhadap kualitas debat dan dampaknya terhadap pemahaman politik masyarakat.

Tanggapan dari dua calon presiden, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, terhadap kritik Jokowi menunjukkan kejutan.

Anies menyatakan keheranannya bahwa Presiden ikut memberikan komentar terkait debat capres.

Anies berkata: “Saya agak terkejut, kok Pak Presiden ikut komentar soal debat ya?”

Karena hal itu Anies memutuskan untuk enggak mau berkomentar terlalu banyak ia mengembalikannya ke publik agar publik  yang menilainya sendiri.

Ganjar Pranowo, sementara itu, membantah melakukan serangan personal dalam debat capres.

Ia menegaskan bahwa kritik yang dilontarkannya hanya terkait dengan program, bukan aspek personal.

Meskipun mendapat respons balik dari kedua calon tersebut, Jokowi kembali menguatkan posisinya.

Baca Juga :  3 ASN Ternate Konsumsi Narkoba Jenis Sabu, Ini Kronologinya

Ia menyatakan bahwa kritiknya ditujukan untuk ketiga calon dan bukan hanya satu. Jokowi menyebutnya untuk ketiga kalon dan harus jadi pelajaran ke depannya agar debatnya bisa lebih kondusif.

Dalam keseluruhan pernyataannya, Jokowi menekankan perlunya perbaikan format debat untuk mendukung pendidikan politik yang lebih baik bagi masyarakat.

Ia berpendapat bahwa debat harus lebih diarahkan pada kebijakan, policy, dan visi, bukan pada serangan personal.

Kritiknya menjadi panggilan untuk refleksi dan perbaikan dalam pelaksanaan debat selanjutnya, menciptakan ruang yang lebih substansial untuk membahas isu-isu krusial yang dihadapi Indonesia.***

Berita Terkait

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal
JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!
Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026
Penyebab dan Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan
Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui
Terungkap! Penyebab Kantor Grib Jaya Terbakar di Kawasan Jakarta Barat
Gus Kikin Itu Siapa? Simak Rekam Jejak Karier dan Profil Singkatnya!
Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 14:56 WIB

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Friday, 4 September 2026 - 09:31 WIB

JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!

Thursday, 3 September 2026 - 09:38 WIB

Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026

Wednesday, 2 September 2026 - 09:51 WIB

Penyebab dan Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan

Tuesday, 1 September 2026 - 11:03 WIB

Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui

Berita Terbaru

Cara Restart iPhone

Teknologi

Cara Restart iPhone dengan Mudah dan Cepat untuk Semua Tipe

Friday, 4 Sep 2026 - 11:09 WIB

4 Prinsip Geografi

Pendidikan

4 Prinsip Geografi yang Perlu Kamu Ketahui

Friday, 4 Sep 2026 - 09:12 WIB