Warga Pidie Dihebohkan oleh Penemuan Mayat Dalam Karung, Begini Kronologinya!

- Redaksi

Sunday, 14 January 2024 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kerumunan masyarakat saat menemukan mayat di dalam karung
(  Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Di Pidie, Aceh, masyarakat dihebohkan dengan kejadian kriminal yang menimpa seorang wanita bernama Ayu Sri Wahyuni Ningsih (34).

Diketahuinya , Ningsih ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya sendiri. Polisi menyatakan bahwa suami korban sedang dalam buruan sebab diduga sebagai pelaku.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Suami berinisial M (38) sedang dalam buruan kepolisian untuk mengetahui keberadaan tersangka,” kata Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali, di Pidie, Sabtu,(13/1). 

Korban ditemukan dalam keadaan terbungkus dua lapis plastik hitam dan dikuburkan dalam kamar rumahnya. 

Tim Inafis Sat Reskrim yang menuju ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) mendapatkan kesan pertama bahwa kasus ini adalah pembunuhan.

Baca Juga :  Jawaban Hal-hal yang Tidak Termasuk dalam Jurus Makin Cakap digital Adalah dan Pembahasannya

Namun, tidak hanya itu yang membuat kasus tersebut mengerikan. Seluruh tubuh korban telah membiru dan bengkak, dan terlihat adanya luka pada wajah korban.

Melalui olah TKP dan visum luar, polisi menemukan beberapa barang bukti di TKP, seperti parang, besi ulir, karung beras, cangkul, dan bungkusan plastik.

“Hasil visum luar, seluruh wajah korban luka dan membengkak, bagian kepala juga bengkak diduga karena benturan benda tumpul, dan seluruh badan membiru dan bengkak,” ujarnya.

Selain barang-barang tersebut, polisi juga menemukan potongan tali rapia yang digunakan untuk mengikat kepala dan kaki korban. 

Terkait dengan kasus ini, polisi telah menduga bahwa motif dari kematian Ayu Sri Wahyuni Ningsih adalah masalah ekonomi dalam keluarganya.

Baca Juga :  Bak Dejavu, Duel Panas Ipong Sugiri Kembali Terjadi! Siapa yang Surveinya Paling Tinggi?

Sehari sebelumnya, anak korban HN (11) sempat menanyakan keberadaan ibunya. Terduga pelaku memberitahu bahwa ibunya sudah pulang ke Kota Binjai.

Kemudian, terduga pelaku melarang HN untuk menuju ke kamar mandi hingga sang anak mulai curiga.

HN pun meminta bantuan kepada perangkat desa dan bersama-sama mereka melakukan pencarian. 

Kemudian, ditemukan jasad yang telah dikubur dengan sangat rapi di dalam rumah itu. AKBP Imam Asfali mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mencari keberadaan suami korban .

Dugaan motif kejadian ini terjadi karena faktor ekonomi dalam keluarga, dan kami sedang mencari di mana keberadaan suami korban yang diduga kuat adalah pelaku,” Ungkap AKBP Imam Asfali.

Berita Terkait

Kapan Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal? Simak Panduan Lengkapnya di Sini!
Apa Maksudnya Status SPT Lebih Bayar? Simak Penjelasan Lengkap dan Solusinya
Panduan Lengkap Cara Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Sunnahnya
Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah
6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah
Siapa Yuyu Muti Ali? Biodata Pemandu Wisata Pangandaran yang Viral, Kisah Hidupnya Bikin Salut Dari Anak Sungai Kini Raup Jutaan!
Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap
Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!

Berita Terkait

Saturday, 21 March 2026 - 17:42 WIB

Kapan Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal? Simak Panduan Lengkapnya di Sini!

Friday, 20 March 2026 - 13:24 WIB

Apa Maksudnya Status SPT Lebih Bayar? Simak Penjelasan Lengkap dan Solusinya

Friday, 20 March 2026 - 07:59 WIB

Panduan Lengkap Cara Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Sunnahnya

Thursday, 19 March 2026 - 12:56 WIB

Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah

Thursday, 19 March 2026 - 12:49 WIB

6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah

Berita Terbaru

 Keutamaan Puasa Syawal

Lifestyle

Meraih Pahala Setahun Penuh: Memahami Keutamaan Puasa Syawal

Saturday, 21 Mar 2026 - 19:05 WIB