Antisipasi Lonjakan Harga, Pemerintah Pusat Suplai 7.000 Ton Beras ke Kota Jambi

- Redaksi

Wednesday, 28 February 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi Disuplai Sebanyak 7.000 Ton Stok Beras-SwaraWarta.co.id (Sumber: Antara)

SwaraWarta.co.id – Pemerintah pusat telah merespons kenaikan harga dan menjaga stok pangan di Kota Jambi dengan menyuplai 7.000 ton beras menjelang bulan suci Ramadhan 2024.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penambahan stok ini dilakukan setelah Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, mengungkapkan bahwa stok beras saat ini hanya cukup untuk dua bulan ke depan, memerlukan peningkatan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan.

Dalam pemantauan di Gudang Bulog di Jambi pada hari Rabu, Sri Purwaningsih menyatakan keyakinannya bahwa dengan penambahan stok beras, ketersediaan pangan di Kota Jambi akan aman hingga Lebaran.

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Bandung November 2025: Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Dalam pertemuan bersama Forkopimda, pemkot secara berkala memberikan informasi tentang ketersediaan pangan, dan hari ini, setelah meninjau langsung gudang, mereka memastikan ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak, dan daging.

Bulog mengungkapkan bahwa pendistribusian beras di Kota Jambi diperkirakan mencapai rata-rata 70 ton per hari sepanjang tahun 2024.

Ketersediaan tambahan sebanyak 7.000 ton diharapkan dapat menjaga kestabilan harga.

Selain itu, Bulog juga memberikan bahan pangan dengan harga lebih rendah dari pasar, misalnya, menurunkan harga daging sapi beku dari Rp130 ribu per kg menjadi Rp85.000 per kg.

Langkah ini adalah bagian dari sinergi antarlembaga untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang hari besar nasional.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Siap Hadapi Bahrain dengan Kekuatan Baru

Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa pemkot bersama Bulog akan intensif menggelar operasi pasar dua kali dalam sepekan selama bulan Ramadhan.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, menciptakan keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemkot, dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan Kota Jambi tampak dalam keputusan menyuplai beras yang cukup untuk beberapa bulan ke depan.

Hal ini mencerminkan kesadaran akan potensi lonjakan kebutuhan selama bulan Ramadhan dan kebutuhan akan kerjasama antarlembaga untuk mengatasi tantangan tersebut.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kota Jambi dapat menghadapi bulan suci Ramadhan dan perayaan Lebaran dengan kondisi pangan yang stabil, harga yang terkendali, dan masyarakat yang dapat merayakan momen berharga ini tanpa beban kekhawatiran akan ketersediaan bahan pokok.

Baca Juga :  KPAI Kota Mojokerto: Layanan Pengaduan dan Edukasi Perlindungan Anak Terpercaya

Sinergi antarlembaga dalam mengatasi tantangan ketersediaan pangan dan harga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan masyarakat di tengah dinamika ekonomi dan perubahan kebutuhan konsumen.***

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru