Dikeroyok di Tempat Hiburan, Wanita Palembang Laporkan 2 Oknum Polisi

- Redaksi

Thursday, 22 February 2024 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melaporkan kejadian penganiayaan kepada polisi (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Seorang wanita bernama MRA telah melaporkan dua orang anggota polisi yang bekerja di Polres Banyuasin ke Polda Sumsel atas dugaan pengeroyokan. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian tersebut terjadi pada Senin (29/1/2024) sekitar pukul 01.40 WIB, di sebuah tempat hiburan di Jalan R Sukamto, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Menurut laporan yang diterima, sebelum kejadian, MRA kebetulan melewati meja dua anggota polisi tersebut, bersama dengan istri mereka dan beberapa rekan kerja. 

Saat lewat, MRA mengklaim bahwa salah satu dari mereka menyenggolnya sebanyak tiga kali.

“Awalnya aku dari toilet dan mau balik ke meja. Meja kita itu bersebelahan. Jadi selama aku mau balik ke meja, aku ngelewatin meja dia (oknum AKP) dulu. Aku disikut secara kuat selama tiga kali,” katanya, Rabu (21/2).

Baca Juga :  Ole Romeny Resmi Menjadi WNI dan Siap Tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Merasa tidak terima, MRA membalasnya dengan menyiram air ke wajah pelaku sebagai bentuk pembelaan diri. 

Namun, pelaku tersebut dikabarkan melempar botol air mineral ke arah MRA, membuat situasi semakin gaduh.

“Karena udah menyenggol semua badan aku, aku nggak terima. Sebagai pembelaan diri, aku siram wajah si pelaku pakai air,” katanya, Rabu (21/2).

Setelah diusir oleh pihak keamanan, MRA mengaku mengalami gangguan lagi dari dua wanita di meja sebelah. 

“Lalu aku balik ke meja dan ada seperti jeda waktu 30 menit. Aku kira sudah selesai. Ternyata si dua cewek di meja mereka itu mencaci maki aku dan menyiram bucket (wadah air) ke meja kita. Kena muka aku juga. Karena ganggu meja lain dan udah kelewatan, kita dilerai satpam ke depan,” katanya

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Korban Diduga Lebih dari Tiga Orang

Ia merasa tidak tahan dengan perlakuan mereka, sehingga terjadilah keributan di lapangan parkir. 

MRA bahkan mengaku dirinya dijambak rambut oleh salah satu dari anggota polisi tersebut, dan akhirnya dicapai tiga orang.

Laporan tentang kejadian tersebut telah diterima oleh SPKT Polda Sumsel, dan kasus ini sekarang sedang ditangani secara hukum. 

Meski begitu, kuasa hukum MRA berharap agar kasus ini bisa diselesaikan dengan cara yang adil dan sesuai hukum.

“Kami mohon kepada bapak Kapolri dan Kapolda Sumsel untuk memproses terhadap permasalahan ini, Klien kami juga sudah melapor ke Polda Sumsel,” jelasnya

Berita Terkait

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS
Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?
Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Thursday, 26 February 2026 - 16:50 WIB

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terbaru