Apple Pertimbangkan Akuisisi Perplexity AI untuk Kembangkan Mesin Pencari Berbasis Kecerdasan Buatan

- Redaksi

Sunday, 22 June 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Apple dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk membeli Perplexity AI, sebuah perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini bertujuan untuk mengembangkan mesin pencari berbasis AI dan memperkuat tim teknologi mereka.

Menurut laporan Bloomberg yang dikutip oleh Engadget pada hari Minggu, Kepala Divisi Merger dan Akuisisi Apple, Adrian Perica, telah membahas kemungkinan akuisisi ini bersama Eddy Cue (petinggi layanan Apple) serta sejumlah eksekutif penting lainnya yang menangani strategi AI perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, diskusi ini masih berada di tahap awal. Apple belum mengajukan tawaran resmi kepada Perplexity dan belum ada kepastian apakah pembicaraan ini akan berujung pada kesepakatan akuisisi.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Akan Laporkan Perkara Baliho Hilang di Banten

Salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah menjalin kerja sama strategis dengan Perplexity, bukan membelinya langsung.

Apple juga mempertimbangkan untuk menggunakan teknologi dari Perplexity dalam mengembangkan mesin pencari sendiri yang akan diintegrasikan ke dalam Siri, asisten virtual milik Apple.

Disebutkan bahwa Apple telah beberapa kali bertemu dengan tim Perplexity dalam beberapa bulan terakhir, meskipun belum ada keputusan final.

Menariknya, pada Mei lalu, Eddy Cue sempat menyebut dalam persidangan kasus antimonopoli terhadap Google bahwa Apple pernah mendiskusikan kemungkinan memasukkan teknologi Perplexity ke dalam Safari, peramban bawaan iPhone.

 

Hal ini menjadi perhatian karena Apple saat ini memiliki kerja sama besar dengan Google.

Baca Juga :  Kolaborasi PUBG Mobile dan Tretan Muslim Hadirkan Pengalaman Unik di Bebek Carok

Google membayar miliaran dolar agar mesin pencarinya menjadi default di perangkat iPhone. Pada tahun 2021, kerja sama ini menghasilkan sekitar 18 miliar dolar AS bagi Apple.

Jika suatu saat pemerintah memaksa Apple untuk menghentikan kerja sama tersebut, maka membeli Perplexity bisa menjadi jalan cepat bagi Apple untuk membangun mesin pencarinya sendiri, tanpa bergantung pada Google.

Ini juga akan membantu Apple mengejar ketertinggalannya dalam bidang kecerdasan buatan.

Sama seperti Meta (perusahaan induk Facebook), Apple kini gencar merekrut ahli dan talenta di bidang AI. Bahkan, Apple dan Meta disebut sedang bersaing untuk merekrut Daniel Gross, pendiri perusahaan AI bernama Safe Superintelligence Inc.

Berita Terkait

Kenapa Tidak Bisa Menautkan Perangkat WA? Ini Penyebab dan Solusinya
Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:14 WIB

Kenapa Tidak Bisa Menautkan Perangkat WA? Ini Penyebab dan Solusinya

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:53 WIB

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB