Sejumlah TPS di Boyolali Lakukan Pemungutan Suara Ulang Sebab Ada Suara Tak Sah

- Redaksi

Sunday, 18 February 2024 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah TPS di Boyolali Lakukan PSU-SwaraWarta.co.id (Sumber: Detik)

SwaraWarta.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, mengadakan pemungutan suara ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di empat kecamatan yang berbeda pada Minggu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemungutan suara ini diadakan serentak di TPS 07 Mojolegi Teras, TPS 16 Desa Karanggeneng Boyolali Kota, TPS 02 Kedung Lengkong Kecamatan Simo, dan TPS 13 Urutsewu Kecamatan Apel Boyolali.

Pemungutan suara ini dilakukan karena ditemukan dua pemilih yang tidak berhak memberikan suara di TPS 07 Mojolegi Teras pada pemungutan dan penghitungan suara sebelumnya.

Maya Yudayanti, Ketua KPU Kabupaten Boyolali, menyatakan bahwa PSU dilaksanakan karena adanya pemilih yang tidak berhak memberikan suara di TPS 07 Mojolegi Teras.

Baca Juga :  Peradi Siapkan 50 Saksi dalam Upaya Peninjauan Kembali Kasus Kematian Vina dan Eky

Pemungutan suara ulang tersebut telah berjalan lancar, melibatkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sebanyak 227 pemilih di TPS 07 Mojolegi.

Pemungutan suara ulang di TPS 07 Mojolegi Teras melibatkan pemilihan presiden, wakil presiden, dan DPR RI.

Antusiasme masyarakat dalam memberikan suara ulang terlihat sangat tinggi. Selain TPS 07, PSU juga dilakukan di TPS 16 Desa Karanggeneng Boyolali Kota, TPS 02 Kedung Lengkong Kecamatan Simo, dan TPS 13 Urutsewu Kecamatan Apel Boyolali.

Totalnya, ada empat TPS yang mengalami PSU pada Pemilu kali ini, meningkat dari dua TPS pada Pemilu sebelumnya.

Beberapa TPS yang melakukan PSU memiliki penyebab serupa, yaitu kesalahan dalam memahami DPT khusus dan DPT tambahan oleh petugas KPPS.

Baca Juga :  Pelajar Wajib Tahu!Inilah Doa Sebelum dan Sesudah Belajar

KPU memutuskan untuk mengulang pemilihan sebagai langkah konstitusional yang sah, lebih baik daripada risiko kesalahan yang dapat menimbulkan ketidakpastian.

Setelah pemungutan suara ulang selesai, kotak suara hasil pemilihan dibawa ke tingkat kecamatan untuk rekapitulasi bersama desa-desa lainnya pada tanggal 19 Februari.

Rekapitulasi dilakukan di seluruh kecamatan di Boyolali pada Senin (19/2).

Maya Yudayanti juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat mengakses hasil real count KPU melalui portal info Pemilu.

Dia menyatakan terima kasih atas partisipasi tinggi masyarakat dalam memberikan suara dan berharap pemilu berjalan damai.

KPU Boyolali berharap hasil resmi Pemilu 2024 dapat dinantikan bersama, dengan proses rekapitulasi oleh KPU di tingkat daerah hingga nasional.

Baca Juga :  Kahiyang Ayu Dukung Generasi Emas 2045, Begini Upayanya!

Pelaksanaan PSU di empat TPS Boyolali, selain di TPS 07 Mojolegi Teras, mencakup TPS 13 Desa Urutsewu Kecamatan Ampel (250 pemilih), TPS 16 Karanggeneng Boyolali Kota (227 pemilih), dan TPS 02 Kedung Lengkong Kecamatan Simo (238 pemilih).

Secara keseluruhan, kegiatan pemungutan suara ulang ini menjadi sorotan karena peningkatan jumlah TPS yang mengalami PSU.

Namun, partisipasi tinggi masyarakat dalam proses demokrasi ini menjadi hal positif, dan KPU berharap agar pemilu dapat berlangsung dengan damai dan hasilnya dapat diumumkan secara resmi setelah proses rekapitulasi selesai.***

Berita Terkait

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026 - 11:24 WIB

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

Berita Terbaru