Tolak Hasil Pilpres 2024, Relawan Ganjar-Mahfud Minta Pemilihan Ulang

- Redaksi

Monday, 19 February 2024 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Relawan Ganjar-Mahfud saat membacakan deklarasi (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Beberapa organisasi relawan yang mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam Pilpres 2024 telah menyatakan penolakan terhadap hasil pemilihan tersebut. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka merasa bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 penuh dengan kecurangan sistematis dan massif. Melalui petisi yang disebut ‘Petisi Brawijaya’.

Para relawan tersebut menuntut dilakukannya pemilihan ulang yang jujur dan adil. 

“Tuntutan pertama adalah menolak hasil pemilihan presiden dan wakil presiden yang dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 yang diwarnai kecurangan,” ujar Ketua Umum Projo Ganjar, Haposan Situmorang saat membacakan deklarasi, Minggu (18/2).

Mereka juga meminta agar seluruh komisioner KPU dan Bawaslu digantikan dan meminta kepada yang baru dilantik untuk melaksanakan pemilihan ulang. 

Baca Juga :  Petugas Pengamanan Presiden di Tasikmalaya Sembuh dari Keracunan Makanan

Relawan Ganjar-Mahfud menentang deklarasi kemenangan pasangan Prabowo-Gibran Rakabuming berdasarkan quick count karena mungkin bisa menimbulkan perpecahan. 

“Hal ini, secara nyata-nyata telah menggiring opini masyarakat luas yang dapat menimbulkan perpecahan dalam masyarakat,” ujarnya

Para relawan juga menuntut pihak berwenang untuk mendiskualifikasi pasangan Prabowo-Gibran sebagai peserta Pemilu 2024. 

Mereka menilai tuntutan ini didasarkan pada pelaksanaan tahapan pencalonan presiden dan wakil presiden hingga perhitungan suara. 

“Tuntutan ini berdasarkan pelaksanaan tahapan pencalonan presiden dan wakil presiden, hingga pelaksanaan perhitungan perolehan suara oleh setiap peserta serta quick count yang didasarkan pada data Sirekap, di mana terjadi penggelembungan suara terhadap paslon tertentu,” katanya

Beberapa lembaga survei dan penghitungan resmi KPU menunjukkan pasangan Prabowo-Gibran memenangkan Pemilu 2024 dengan lebih dari 58% per Senin, (19/2). 

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru