Ansor Kembali Tolak Pengajian Ustadz Riza Basalamah di Surabaya, Ini Alasannya!

- Redaksi

Saturday, 2 March 2024 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penolakan Ustadz Riza Basalamah oleh GP Ansor Surabaya (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – GP Ansor Surabaya menolak pengajian Ustaz Syafiq Riza Hasan Basalamah yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlash Surabaya pada Sabtu, 2 Maret 2024 pukul 18.00 WIB (setelah maghrib). 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penolakan tersebut didasarkan pada surat Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Krembangan Nomor 156/PAC-XII-01-19/SR-02/III/2024 perihal keberatan kehadiran Ustaz Syafiq Riza Hasan Basalamah yang ditandatangani oleh ketua PAC GP Ansor Kecamatan Krembangan, Achmad Choirun Sholeh.

“Sehubungan dengan dilaksanakannya kajian (Terlampir) di Masjid Al-Ikhlas Surabaya yang mendatangkan Ustad Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah, Lc, M.A. pada hari Sabtu, 2 Maret 2024 Pukul 18:00 WIB (Ba’da Maghrib s/d Ba’da Isya’), maka kami Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan Satuan Koordinasi Rayon Banser Krembangan Kota Surabaya keberatan atas kehadirannya” tulis surat yang ditandatangani ketua PAC GP Ansor Kecamatan Krembangan, Achmad Choirun Shole.

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Pasar Godean, Pesan Ini untuk Para Pedagang

Alasannya adalah ceramah yang pernah diberikan oleh Ustaz Syafiq Riza Hasan Basalamah dianggap menimbulkan kontroversi di masyarakat. 

“Pada dasarnya Ansor bukan anti pengajian yang diselenggarakan oleh siapapun, kapanpun, di manapun sangat dianjurkan. Namun kami sangat keberatan keras atas dakwah Syafiq Riza Hasan Basalamah yang menimbulkan keresahan padam asyarakat kita,” sebut Achmad Choirun

Pada ceramah tersebut, Ustaz Syafiq Basalamah pernah mengeluarkan pernyataan tentang larangan berteman dengan nonmuslim, berzikir dengan cara yang dianggap terlalu riuh, dan mengganti nama-nama Jawa. 

GP Ansor Krembangan berpendapat bahwa kajian seperti ini sangat mersahkan dan dapat menimbulkan perpecahan di antara umat muslim sebagai sesama saudara.

Selain itu, GP Ansor Krembangan juga khawatir kejadian tak diinginkan terjadi seperti yang terjadi di Gunung Anyar. 

Baca Juga :  Sandiaga Uno Peringatkan Warga Indonesia Tidak Liburan ke Singapura untuk Menghindari Kasus COVID-19

Mereka tidak ingin wilayah Kecamatan Krembangan yang selama ini dikenal damai, kondusif, dan harmonis mengalami gangguan karena adanya acara kajian yang kontroversial. 

Oleh karena itu, pihak GP Ansor menilai bahwa kehadiran Ustaz Syafiq Riza Hasan Basalamah tidak perlu dilakukan dan lebih baik ditolak.

Namun, GP Ansor juga menyatakan bahwa mereka bukan antipengajian yang diselenggarakan oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun karena pengajian atau kajian dianjurkan dalam Islam. 

Namun, mereka menekankan bahwa pengajian yang diselenggarakan harus sesuai dengan ajaran Islam, tidak menimbulkan perselisihan, dan tentu saja sesuai dengan norma dan nilai yang ada di dalam masyarakat.

Masyarakat pun merespons beragam atas penolakan tersebut. Beberapa mendukung GP Ansor dan menilai bahwa keputusan yang diambil sudah tepat karena tidak ingin terjadi perselisihan antarumat muslim. 

Baca Juga :  Marselino Ferdinan Debut Bersama Oxford United di Piala FA

Namun, beberapa pihak juga tidak setuju dengan keputusan GP Ansor karena merasa bahwa setiap orang berhak melakukan pengajian atau mengajarkan ajaran Islam tanpa mengganggu orang lain.

Berita Terkait

Kapan Gaji 13 Cair Tahun 2026? Ini Jadwal Resmi, Penerima, dan Komponennya
Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah
Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!
Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan
Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya
Benarkah IKN Dibatalkan Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ternyata ini Fakta yang Sebenarnya!
Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Berita Terkait

Thursday, 21 May 2026 - 11:05 WIB

Kapan Gaji 13 Cair Tahun 2026? Ini Jadwal Resmi, Penerima, dan Komponennya

Wednesday, 20 May 2026 - 19:00 WIB

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

Tuesday, 19 May 2026 - 10:35 WIB

Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah

Monday, 18 May 2026 - 10:29 WIB

Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!

Sunday, 17 May 2026 - 12:40 WIB

Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan

Berita Terbaru

Pelajari cara kerja trading modern yang aman bersama WeMasterTrade, dari manajemen risiko hingga sistem prop firm.

Rekomendasi

Memahami Cara Kerja Trading Modern dan Aman Bersama WeMasterTrade

Thursday, 21 May 2026 - 10:44 WIB