Bukan Bekas Pembunuhan, Ini Penyebab Kontrakan 1.000 Pintu di Cikarang Terbengkalai

- Redaksi

Friday, 1 March 2024 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penampakan kontrakan terbengkalai 
( Dok. Istimewa)

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

SwaraWarta.co.idSebuah kontrakan yang terletak di Cikarang sedang menjadi sorotan publik setelah terdapat klaim bahwa pengelolaannya sangat buruk dan beberapa tragedi mengerikan terjadi di dalamnya. 

Namun, pengelola kontrakan tersebut membantah klaim tersebut dan mengklarifikasi bahwa kontrakan yang dimaksud hanya berjumlah 455 pintu, bukan 1.000 pintu seperti yang dipromosikan dalam video viral.

“Dan jumlah di situ tidak ada 1.000 pintu, hanya ada 455 pintu,” jelas pengelola kontrakan Maelani dikutip dari tim detikProperti kemarin, Rabu (29/2/2024).

Pemilik kontrakan tersebut adalah H Ali, namun sayangnya beliau telah meninggal dunia. Nama ‘kontrakan 1.000 pintu’ sebenarnya merujuk pada jumlah gabungan dari kontrakan milik pemilik yang berada di beberapa daerah di Cikarang.

Baca Juga :  Visi Misi Prabowo di Pemilu 2024: Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045

“Tapi ini memang pembagian waris dari almarhum ayah kami. Yang jelas yang di penjalin ini milik anak almarhum Haji Ali yang kedua, Muhammad Azmi Ridwan dan totalnya 455,” ucap Maelani.

“Saya istri dari Muhammad Azmi. Memang kalau urusan kontrakan saya. Semua yang berhubungan,” ucap Maelani.

Di samping itu, kabar bahwa kontrakan tersebut terbengkalai karena banyaknya tragedi seperti bunuh diri dan pembunuhan juga dibantah oleh pengelola. 

Menurut Maelani, istri dari anak pemilik kontrakan, kontrakan tersebut sebenarnya mulai sepi penghuninya sejak pandemi COVID-19 melanda. 

“Satu per satu pergi. Itu baru dua tahun ya. Belum ada 10 tahun dan tidak ada pembunuhan sama sekali. Saya pun masih punya bukti buku dll catatan apapun itu. Jadi mereka semua sebar hoaks,”

Baca Juga :  Kapolsek Komodo Akui Kesalahan dan Meminta Maaf Terkait Penganiayaan Terhadap Sekuriti Bank BRI

Dia berharap bahwa klarifikasi yang dilakukan dapat membantu menghilangkan kesalahpahaman dan isu yang tidak benar mengenai kontrakan tersebut.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru