Gudang Munisi Daerah Dilahap Jago Merah, Begini Kronologinya!

- Redaksi

Sunday, 31 March 2024 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kondisi di sekitar Gudang Munisi Daerah (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya baru saja terjadi kebakaran Sabtu petang. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada ledakan yang terjadi di Gudang nomor 6 dari 16 gudang yang ada di Gudmurah Kodam Jaya.

Jadi, pada pukul 18.05 tadi, ditemukan adanya asap di gudang nomor 6, Gudmurah Kodam Jaya ini,” Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mohamad Hasan pada hari Sabtu, (30/3).

Peristiwa tersebut terjadi setelah waktu berbuka puasa. Ketika asap terlihat berasal dari Gudang nomor 6, anggota TNI yang bertugas memberikan tahu warga agar tidak panik dan melapor jika menemukan slongsong peluru.

Baca Juga :  Nikmatnya Bakso Porang di Ponorogo, Cocok untuk Menu Diet

“Ternyata itu indikasi ledakan sehingga anggota segera memberitahukan kepada piket untuk memberi tahu warga sekitar bahwa telah terjadi ledakan,” katanya.

Gudang 6 Gudmurah Kodam Jaya merupakan tempat penyimpanan amunisi yang telah kedaluwarsa. 

Sebanyak 160.000 jenis amunisi tersimpan di Gudang tersebut. Saat ini belum ada korban jiwa maupun luka-luka akibat terbakarnya Gudang 6.

“Gudmurah itu berisi amunisi-amunisi yang sudah kedaluwarsa dan pengembalian dari berbagai satuan di wilayah Kodam Jaya,” katanya

Semua lokasi di area kejadian telah diperiksa dan tidak ada korban jiwa yang ditemukan. Pihak berwenang masih belum bisa terlalu dekat ke lokasi kejadian karena ada risiko terjadinya ledakan-ledakan kecil.

“Sampai saat ini, kami sudah mengecek seluruh lokasi di parameter kami, bahwa tidak ada korban jiwa. Walaupun saat ini kami tidak bisa masuk langsung ke lokasi karena masih ada kerawanan ledakan-ledakan kecil,” kata Mayjen TNI Mohamad Hasan.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru

Cara Pembagian Bersusun

Pendidikan

Cara Pembagian Bersusun Mudah dan Cepat untuk Anak Sekolah

Tuesday, 8 Sep 2026 - 06:00 WIB