Cak Imin Rahasiakan Kader yang Akan Maju di Pilkada Jatim

- Redaksi

Tuesday, 30 April 2024 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cak Imin 
(Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyatakan akan bekerja sama dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di berbagai daerah. 

Menurut Cak Imin, partainya bersama PPP akan mencari dan menyiapkan kader-kader terbaik untuk diusung maju di Pilkada 2024. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia mengakui bahwa identitas kader-kader tersebut masih dirahasiakan, terutama untuk Pilkada Jawa Timur, karena ia khawatir akan ketahuan oleh mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang juga akan maju kembali di Pilkada 2024. 

BACA JUGA: PKB dan NasDem Gabung Koalisi Prabowo, Anies Beri Tanggapan Begini

Baca Juga :  PSSI Berang, Rumput JIS Tidak Seburuk Seperti yang Dituduhkan

“Pertama konstentrasi Pilkada Jatim tadi memang menyita waktu agak banyak dan hampir sepakat pokoknya kita harus mengusung seseorang, siapa dia? Ini masih rahasia, nanti kalau bocor ketahuan Khofifah bahaya,” kata Cak Imin, sambil tertawa usai bertemu dengan PPP, di Kantor PKB, Jakarta, Senin (29/4/2024).

Cak Imin menegaskan bahwa pada waktunya, pihaknya akan mengumumkan sosok yang akan maju dalam Pilkada tersebut. 

“Jangan dipancing soal nama pokoknya rahasia, yang akan diumumkan pada waktu yang tepat,” ujar dia.

BACA JUGA: PKS Hendak Koalisi, Pengamat Nilai Adanya Penolakan

Lebih lanjut, Cak Imin juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengumpulkan seluruh tokoh-tokoh yang akan maju di Pilkada untuk melakukan beberapa proses seleksi.

Baca Juga :  Harlah NU ke 101 , Jokowi Ungkit Kembali Pembangunan UNU

“Kami akan mengumpulkan para pendaftar calon kepala daerah mulai tanggal 1-5. Tanggal 1 di Jakarta, 3 di Surabaya-Semarang, 4 Surabaya, 5 Makassar, eh 3 di Aceh. Jadi kita kumpulkan semua calon-calon itu. Kita mengumpulkan semuanya kita seleksi,” ungkap dia.

“Semuanya kita beri peluang dan kesempatan tergantung hasil fit and proper test pada konteks visi-misi dan tentu saja peluang untuk memanfaatkan waktu pendek ini elektabilitasnya penting,” imbuh Cak Imin.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Saturday, 5 September 2026 - 10:14 WIB

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Berita Terbaru