Kapolres Sebut Warga Aceh Kembali Tolak Imigran Rohingya

- Redaksi

Friday, 2 February 2024 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pengungsi Rohingya di Aceh Timur 
( Dok. Istimewa

SwaraWarta.co.id – Dalam sebuah pernyataan, Kapolres Langsa AKBP Andy Rahmansyah menyatakan bahwa penduduk di Aceh Timur menolak untuk menampung 137 imigran Rohingya yang baru-baru ini mendarat di Pantai Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada penolakan dari warga. Warga maunya imigran Rohingya tersebut kembali berlayar ke tempat yang mereka tuju dan jangan ditampung di Aceh,” kata Andy Rahmansyah di Aceh Timur, Kamis.

Secara administratif, Pantai Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, berada di wilayah Kabupaten Aceh Timur, sedangkan secara hukum termasuk wilayah Polres Langsa, Polda Aceh.

Baca Juga :  ANTV Dikabarkan Bakal Diakusisi Media Lain, Manager Angkat Bicara

Seratus tiga puluh tujuh imigran Rohingya itu tiba di Pantai Kuala Parek pada hari Kamis (1/2) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Mereka terdiri dari empat puluh laki-laki dewasa, empat puluh tujuh perempuan dewasa, dua puluh tiga anak perempuan, dan dua puluh tujuh anak laki-laki. 

Kapal motor yang mereka tumpangi diduga mengalami kerusakan mesin sehingga mereka terdampar di pesisir pantai Kabupaten Aceh Timur setelah terombang-ambing di perairan Selat Malaka.

Kapolres mengatakan bahwa penolakan tersebut disebabkan oleh kekhawatiran yang dirasakan oleh masyarakat terhadap terus berdatangannya imigran Rohingya ke Provinsi Aceh. 

“Masyarakat juga khawatir karena kedatangan imigran tersebut diduga ada campur tangan sindikat penyeludupan manusia. Seperti beberapa bulan lalu, kedatangan imigran Rohingya di Pantai Desa Seuneubok Baroh, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, diduga ada tindak pidana penyeludupan orang,” kata Andy Rahmansyah.

Baca Juga :  Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin: Keindahan Arsitektur Spiritual di Tengah Kota Brunei

Selain itu, lokasi di mana para imigran Rohingya tersebut mendarat sangat jauh dari pusat keramaian masyarakat. 

Sementara itu, Camat Sungai Raya Muhammad Ridha menyatakan bahwa ia serta masyarakat telah membantu semua para imigran Rohingya tersebut dengan memberikan makanan secara kemanusiaan.

“Ditampung atau tidak tergantung masyarakat. Kalau masyarakat minta imigran Rohingya untuk kembali ke kapalnya, maka kami akan bantu menaikkan mereka ke kapal agar bisa melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan,” kata Muhammad Ridha.

Berita Terkait

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan
Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”
Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”
5 Adegan Video Amalia Mutya yang Viral di TikTok, Nomor 3 Bikin Netizen Tak Bisa Berkedip
Heboh! Isi Link Video Cukur Kumis 3 Menit 51 Detik yang Viral di TikTok, Ternyata Isinya Mengejutkan!
Full Video Nay TikTok Diduga Bocor! Netizen Heboh Sebut Isinya Pink Banget, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?
Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan
THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya

Berita Terkait

Sunday, 22 February 2026 - 17:14 WIB

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan

Sunday, 22 February 2026 - 14:34 WIB

Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”

Friday, 20 February 2026 - 21:43 WIB

Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”

Friday, 20 February 2026 - 21:33 WIB

5 Adegan Video Amalia Mutya yang Viral di TikTok, Nomor 3 Bikin Netizen Tak Bisa Berkedip

Friday, 20 February 2026 - 21:27 WIB

Heboh! Isi Link Video Cukur Kumis 3 Menit 51 Detik yang Viral di TikTok, Ternyata Isinya Mengejutkan!

Berita Terbaru