Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Tugu Kujang, dan 4 Hal Penting yang Harus Diketahui Oleh Pengunjung

Tugu kujang
Tugu Kujang - SwaraWarta.co.id (Pinterest)


SwaraWarta.co.id - Tugu Kujang, yang menjadi salah satu ikon Kota Bogor, menarik perhatian banyak orang dengan bentuknya yang menyerupai senjata tradisional khas asal Jawa Barat, Kujang.

Keberadaan tugu ini tentunya telah tersebar secara luas dan dikenal oleh banyak orang.

Fenomena ini bukanlah hal yang luar biasa, karena seperti telah diketahui, di berbagai daerah di Indonesia, tugu-tugu ikonik seperti ini banyak juga menghiasi pemandangan di area-area atau jalan-jalan tertentu.

Biasanya, masing-masing tugu memiliki karakteristik tersendiri yang mencerminkan budaya serta sejarah daerahnya masing-masing.

Kita ambil contoh misalnya, Tugu Pahlawan yang berdiri di beberapa kota besar Indonesia, dari mulai Tugu Jogja di Yogyakarta yang merupakan landmark ikonik di kota itu atau Monumen Nasional yang ada di ibukota, Jakarta.

Di Kota Bogor, mengunjungi atau sekadar melewati Tugu Kujang merupakan pengalaman yang layak diingat dan direnungkan mengingat sejarah yang melatarbelakangi tugu ini.

Lokasinya sangat mudah diakses dan bangunannya terlihat begitu menarik untuk dilihat, terutama pada malam hari ketika lampu-lampu di sekitarnya menyala dan dengan cahayanya menerpa tugu tersebut.

Tugu Kujang secara lebih jauh menjadi lambang kebanggaan sekaligus juga menjadi destinasi wisata yang menarik perhatian bagi para pengunjung dari lokal maupun luar daerah.

Dengan desainnya yang menggambarkan kekayaan budaya daerah Jawa Barat, tugu ini sangat menarik minat orang-orang untuk mempelajari sejarahnya lebih jauh lagi meskipun orang-orang tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

Tugu ini sangat menarik dan mencolok untuk disinggahi, baik sebagai titik pertemuan, spot foto, maupun sekadar tempat bersantai.

BACA JUGA: 12 Resort di Bogor yang Direkomendasikan dengan Fasilitas Lengkapnya yang Memuaskan

Tugu Kujang menawarkan pengalaman yang berkesan bagi siapa pun yang pernah berada di dekatnya.

Keberadaan tugu ini juga memberikan kesempatan bagi para wisatawan untuk memahami lebih jauh lagi tentang sejarah serta kebudayaan lokal.

Dengan demikian, Tugu Kujang tidak hanya menjadi landmark fisik, tetapi juga mampu merangkul nilai-nilai sosial dan budaya yang sangat kaya.

Ini tidak hanya menambah pembendaharaan keberagaman serta keindahan Kota Bogor semata, tetapi juga bisa memperkaya warisan budaya Indonesia secara keseluruhan.

Dengan kata lain, mengunjungi Tugu Kujang merupakan cara yang baik untuk menikmati keajaiban budaya beserta sejarah yang ditawarkan di dalamnya.

Mari Berkenalan Lebih Jauh dengan Tugu Kujang

Tugu Kujang menyimpan banyak petunjuk yang harus dieksplore lebih jauh, terlepas dari fungsi utamanya sebagai simbol atau landmark penanda Kota Bogor.

Untuk itu, mari kita berkenalan dengan Tugu Kujang ini meskipun sepintas.

1. Tata Letak Tugu

Tugu Kujang
Tugu Kujang - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)


.
Tugu Kujang yang megah berdiri tersebut terletak di pusat Kota Bogor, dengan ukuran volume yang memiliki tinggi tugu mencapai 25 meter dan berdiri di atas  lahan seluas 26 x 23 meter.

Di atas tugu tersebut, terdapat ornamen berbentuk senjata kujang yang tingginya mencapai sekitar 7 meter, dengan berat material mencapai 800 kg.

Bahan dasar ornamen kujang tersebut terbuat dari stainless steel yang dilapisi logam perunggu beserta logam kuningan.

Tata letak tugu ini dibuat menghadap ke arah Istana Kepresidenan Bogor, dengan rincian biaya yang harus dikeluarkan dalam pembangunannya diperkirakan menghabiskan alokasi dana sebesar Rp80 juta rupiah.

BACA JUGA: 10 Tempat Wisata di Puncak yang Dijamin Membuat para Pengunjung Puas

2. Kujang Sebagai Senjata Pusaka Masyarakat Sunda

Tugu Kujang
Tugu Kujang - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)



Kujang, merupakan senbuah senjata pusaka tradisional masyarakat Sunda yang digunakan di masa lalu secara turun temurun untuk kepentingan bela diri, perang, maupun status sosial.

Kujang yang kemudian menjadi nama bagi Tugu Kujang, mejadi simbol pusaka suku Sunda yang otentikasinya terjaga dari jaman dulu hingga saat ini.

Kujang memiliki hal unik yang tidak banyak diketagui orang, yakni dikenal karena dipercaya memiliki kekuatan gaib.

Kujang juga dalam perkembangannya memegang peranan cukup penting dalam keberlangsungan sejarah, di mana senjata ini digunakan oleh masyarakat Sunda, terutama pada masa pemerintahan Raja Prabu Siliwangi, bahkan kerap digunakan saat melawan penjajah kolonial Belanda.

Meskipun bentuknya terlihat sangat sederhana, kujang dapat membuktikan bahwa para pejuang di jaman dahulu bisa berhasil melawan penjajah untuk merebut kembali wilayah mereka dari cengkeraman mereka.

Senjata Kujang untuk saat ini, meskipun di lingkup terbatas, masih dipakai sebagai perkakas alat pertanian oleh beberapa masyarakat di Jawa Barat.

Masyarakat yang dimaksud seperti misalnya masyarakat Suku Baduy di Banten, atau Suku Pancer Pengawinan di Kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Tercatat ada beberapa versi asal dari kata "kujang", salah satunya berasal dari bahasa Sunda kuno "kudi" dan "hyang",  "kudi" bisa diartikan sebagai senjata yang memiliki kekuatan gaib, sementara "hyang" bisa diartikan senagai Dewa.

Dalam perkembangannya selanjutnya, senjata kujang kemudian mengalami perubahan dalam hal bentuk, fungsi, juga makna yang terkandungnya menjadi bersifat simbolik atau sakral.

Berdasarkan catatan sejarah, Tugu Kujang merupakam ikon Kota Bogor, yang dibangun pada tanggql 4 Mei 1982 yang kala itu masih di bawah pemerintahan walikota Achmad Soebana.

Meskipun kala itu tugu ini memiliki latar belakang panorama indah Gunung Salak, untuk saat ini mulai terhalang oleh bangunan-bangunan tinggi yang terus bermunculan di Kota Bogor ini.

BACA JUGA: Kampung Salaka, Lokasi dan Harga Tiketnya yang Murah Meriah

3. Lokasi Tugu

Tugu Kujang, merupakan lambang kota Bogor yang memiliki struktur bangunan terbilang kokoh.

Tugu ini berdiri dengan gagahnya di kawasan simpang tiga yang dilalui oleh Jalan Raya Pajajaran, kemudian ada Jalan Raya Otista, serta yang terakhir adalah Jalan Raya Baranangsiang.

Jika kebetulan sedang berlibur ke Kota Bogor cobalah untuk menyempatkan diri untuk mengunjungi lokasi tugu yang memiliki sejarah panjang yang melatarbelakanginya.

Untuk mengunjungi Tugu Kujang ini, para pengunjung tidak dikenai biaya masuk sepeser pun, jadi kita bisa dengan bebas dan leluasa untuk mengambil gambar, tanpa harus membayar untuk aktivitas tersebut.

Bukan hanya siang hari saja yang cocok untuk berkunjung ke tugu ini, melainkan bila datang malam hari pun para pengunjung masih bisa menikmati lokasi tugu ini, maupun untuk sekadar mengabadikan momen dengan jepretan kamera.

Pada waktu malam, suasana di tugu tidak kalah cantiknya karena lokasinya dihiasi oleh lampu-lampu, sehingga keindahan lokasinya tetap terpancar, sehingga menambah daya tariknya tersendiri.

4. Akses Jalan Menuju Lokasi Tugu

Bagi lara pengunjung yang hendak datang berkunjung ke tugu ikonik terkenal Kota Bogor, Tugu Kujang ini, ada dua opsi akses yang bisa diambil yang tentunya untuk mempermudah perjalanan.

Untuk akses Pertama, bila pengunjung datangnya dari arag Stasiun Bogor, tentunya bisa memanfaatkan trayek angkot berwarna merah yang memiliku nomor trayek 03.

Rute ini akan membawa para pengunjung menuju salah satu destinasi di Kota Bogor, yakni Botani Square, tempat para pengunjung bisa turun dan transit untuk melanjutkan perjalanan menuju Tugu Kujang ini.

Untuk akses berikutnya diperuntukkan bagi para pengunjung yang berangkat dari arah Terminal Baranangsiang, Bogor.

BACA JUGA: Alasan Wisatawan Lokal Memilih Liburan ke Puncak Bogor

Para pengunjung tersebut bisa memilih untuk berjalan kaki menuju Tugu Kujang karena jarak dari area terminal ke lokasi tugu sangatlah dekat, palingan memakan waktu hanya beberapa menit saja.

Bagi yang mencari kemudahan dan kenyamanan, menggunakan angkot dari Stasiun Bogor bisa menjadi opsi yang baik.

Angkutan umum ini memberikan akses langsung menuju area sekitar Botani Square, yang merupakan titik awal untuk menuju Tugu Kujang.

Sementara itu, bagi mereka yang lebih memilih untuk berjalan kaki atau yang datang dari Terminal Baranangsiang, opsi ini dapat menjadi pilihan yang lebih cepat dan praktis.

Tugu Kujung di Kota Bogor ini memiliki kisah sejarah yang patut untuk dipahami dan dihargai, dan mengunjungi lokasi ikonik ini tentunya menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap sejarah.***


Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.