Desta Turut dipanggil dalam Sidang Etik Terduga Pelecehan Ketua KPU

- Redaksi

Thursday, 23 May 2024 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sidang ketua KPU terkait dugaan asusila
( Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Dalam sidang yang membahas dugaan tindak asusila Ketua KPU Hasyim Asy’ari kepada anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), artis Deddy Desta Mahendra dipanggil oleh Dewan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk memberikan keterangan. 

Pengacara dari pihak pelapor, Aristo Pangaribuan, mengungkapkan bahwa Desta memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Babak Baru Kasus Vina, Salah Satu Terpidana yang Sudah Bebas Mengaku Salah Tangkap

“Saya enggak bisa lebih spesifik tentang itu ya. Kenapa mereka dipanggil. Intinya mereka memang terkait. Keywordsnya adalah terkait dan itu ada hubungannya dengan penyalahgunaan,” kata Aristo Pangaribuan seusai sidang di Kantor DKPP, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2024).

Baca Juga :  Cegah Keracunan, BPOM Amankan dan Musnahkan Produk Latiao Berbahaya

Namun tidak hadir secara langsung di sidang DKPP. Desta mengirim perwakilan untuk menghadiri sidang tersebut. 

Baca Juga:

Sah! Bawaslu Putuskan Kondang Kusumaning Ayu Langgar Pencalonan DPD RI

Desta nggak datang. Diwakili saya nggak bisa sebut namanya,” ucapnya.

Selain itu, DKPP juga memanggil komisioner KPU Betty Epsilon, namun dia juga tidak hadir. 

“Dan untuk Komisioner KPU lain, Betty ya, kan tidak datang, maka akan dipanggil lagi semuanya termasuk sekjennya karena ini terkait fasilitas,” jelasnya.

Sidang etik digelar di Kantor DKPP selama hampir 8 jam dari pukul 9.30 pagi hingga pukul 5.20 sore. Dalam sidang tersebut, teradu Hasyim Asy’ari dan pengadu dari anggota PPLN hadir langsung.

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB