Komplotan Maling Beras di Karawang Berhasil Terekam CCTV, Begini Kronologinya!

- Redaksi

Wednesday, 8 May 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencurian beras yang terekam CCTV (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Di Kabupaten Karawang, terjadi pencurian di sebuah toko kelontong. Rekaman CCTV dari aksi tersebut menjadi viral di media sosial. 

Para pelaku dugaan pencurian masuk dengan merusak gembok pagar dan rolling door. Kapolsek Majalaya, Iptu Dede Komara, mengatakan bahwa polisi sedang menindaklanjuti peristiwa ini dan telah mendapatkan beberapa keterangan dari saksi. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait dengan informasi adanya pembobolan warung, kami Polsek Majalaya sudah mengecek ke TKP mengenai kebenaran video yang beredar tersebut,” ujar Dede, saat diwawancara awak media di Mapolsek Majalaya, Kabupaten Karawang, Selasa (7/5/2024).

Baca Juga:

Grosir Rokok dibobol Komplotan Maling, 3 Pelaku Tertangkap

Baca Juga :  Haters Kembali Berulah, Kirim Karangan Bunga Duka Cita untuk Suga BTS di Depan Kantor HYBE

Menurut kronologi kejadian yang diberikan oleh saksi, para pelaku berjumlah empat orang dan berhasil membawa kabur berbagai barang termasuk 1 ton beras dan beberapa barang lainnya dengan total kerugian senilai Rp20 juta. 

“Korban kami arahkan untuk membuat laporan polis, kami juga telah memeriksa beberapa saksi, termasuk juga rekaman CCTV, yang ada di dalam warung,” kata dia.

“Kronologi curat (pencurian dengan pemberatan) di toko kelontong ini, pada jam setengah 4 pagi, para pelaku masuk ke dalam warung untuk mengambil barang dagangan dengan cara merusak gembok pagar, lalu merusak gembok rolling door sehingga bisa masuk, pelaku ini tidak sendiri mereka komplotan, kami duga 4 orang yah,” paparnya.

Baca Juga :  Work–Play–Relax: Bagaimana Kawasan Terpadu Membentuk Gaya Hidup 2025 di Summarecon Crown Gading

Identitas para pelaku telah berhasil didapatkan oleh polisi, dan masyarakat diimbau untuk menempatkan kunci ganda pada toko mereka untuk meminimalisir terjadinya pencurian.

Baca Juga:

Bobol Kotak Amal, Pria Asal Bondowoso Diamankan Polisi

“Kami sedang tangani, identitas pelaku sudah kantongi. Untuk masyarakat kami imbau supaya menempatkan kunci ganda pada warung atau toko, utamakan pasang kunci yang kokoh supaya sulit dibobol untuk meminimalisir terjadinya pencurian,” pungkasnya.

Berita Terkait

Video Viral Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Heboh TikTok, Netizen Penasaran: Ternyata Ini Isi Rekamannya
Rekaman Ibu Tiri di Ladang Sawit Viral di TikTok, Banyak Dicari Netizen: Ternyata Ini Isi Videonya
5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong
4 Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang dan Kebun Sawit yang Viral di TikTok, Kontennya Bikin Warganet Heboh
Apa Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok? Ini Kronologi dan Fakta Rekaman di Ladang Sawit
Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan Sesuai Sunnah dan Syariat Islam
Viral! MBG Lele Mentah Jadi Sorotan Warganet, Begini Faktanya
Cara Mendapatkan Bantuan Rumah dari Pemerintah Secara Online: Panduan Lengkap 2026

Berita Terkait

Wednesday, 11 March 2026 - 19:14 WIB

Video Viral Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Heboh TikTok, Netizen Penasaran: Ternyata Ini Isi Rekamannya

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

Rekaman Ibu Tiri di Ladang Sawit Viral di TikTok, Banyak Dicari Netizen: Ternyata Ini Isi Videonya

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Wednesday, 11 March 2026 - 15:21 WIB

4 Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang dan Kebun Sawit yang Viral di TikTok, Kontennya Bikin Warganet Heboh

Wednesday, 11 March 2026 - 15:11 WIB

Apa Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok? Ini Kronologi dan Fakta Rekaman di Ladang Sawit

Berita Terbaru

Kenapa WA Kena Spam?

Teknologi

Kenapa WA Kena Spam? Mengungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya

Wednesday, 11 Mar 2026 - 16:20 WIB

 Cara Print Info GTK 2026

Berita

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Wednesday, 11 Mar 2026 - 16:12 WIB