5 Cara Mengobati Was-Was Menurut Islam, Umat Muslim Wajib Tahu biar Ibadah Makin Kenceng

- Redaksi

Tuesday, 10 September 2024 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara mengobati was-was menurut Islam (Dok. Ist)

Cara mengobati was-was menurut Islam (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Was-was sering dialami oleh sebagian umat Muslim ketika beribadah, dan dalam Islam, hal ini dikenal sebagai waswasah, yaitu bisikan setan yang menggoda manusia.

Cara Mengobati Was-was Menurut Agama Islam

Kondisi ini disebutkan dalam Surat An-Nas ayat 1-5. Berikut adalah lima cara mengatasi was-was dalam Islam.

1. Jangan Terlalu Memikirkannya

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang merasa ada sesuatu di dalam perutnya, tetapi tidak yakin apakah itu benar atau tidak (misalnya kentut), maka jangan batalkan shalatnya sampai dia yakin dengan mendengar suara atau mencium bau.” (HR. Muslim).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artinya, jangan terlalu memikirkan perasaan was-was yang muncul. Yakinlah bahwa keraguan itu hanyalah godaan setan.

Baca Juga :  Jelaskan Kedudukan DPR dan DPD di Parlemen dalam Pengajuan Undang-undang? Berikut ini Jawabannya!

Dengan keyakinan tersebut, Allah akan membantu menghilangkan keraguan yang mengganggu ibadah kita.

2. Memohon Perlindungan Kepada Allah SWT

Rasulullah SAW mengajarkan agar kita meminta perlindungan kepada Allah jika merasa diganggu oleh setan,

“Apabila engkau merasa sedang digoda setan maka mintalah perlindungan kepada Allah darinya dan meludahlah ke arah kiri sebanyak tiga kali.” (HR. Muslim).

Cara yang mudah dilakukan adalah dengan membaca taawudz (A’udzu billahi minasy-syaithanir-rajim), memperbanyak dzikir, dan membaca shalawat agar hati lebih tenang dan terhindar dari was-was.

3. Fokus Saat Beribadah

Ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa was-was muncul karena setan membisikkan keraguan ketika hati seseorang kosong atau kurang fokus.

Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga konsentrasi saat beribadah. Jangan biarkan pikiran melayang-layang atau kosong, karena hal itu membuka peluang bagi setan untuk menggoda.

Baca Juga :  Analisis Bagaimana Peradaban Romawi Kuno Ini Menghadapi Tantangan-tantangan Besar dalam Periode Kritisnya

4. Memperdalam Ilmu Agama

Salah satu cara paling ampuh untuk menghilangkan was-was adalah dengan memperdalam ilmu agama.

Ketika kita memahami tata cara ibadah yang benar, keraguan pun akan hilang. Semakin kita tahu dan paham, semakin mudah kita terhindar dari godaan was-was.

5. Bersabar

Mengatasi was-was memerlukan kesabaran, karena itu adalah ujian dari setan. Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan dalam melawan godaan tersebut, kita akan mendapatkan pahala.

Sabar dalam menghadapi was-was juga berarti kita terus berusaha untuk melakukan ibadah dengan benar dan tidak tergoda oleh bisikan setan.

Kesimpulannya, was-was adalah godaan yang bisa diatasi dengan keyakinan, perlindungan kepada Allah, fokus dalam beribadah, memperdalam ilmu agama, dan bersabar.

Baca Juga :  SECARA Eksplisit Ada Dua Jenis Tindak Pidana Yang Ditentukan Oleh Pasal 47 Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 Yang Berkaitan Dengan Rahasia Bank

Dengan menjalankan semua ini, insyaAllah kita bisa beribadah dengan lebih tenang tanpa gangguan dari setan.

Berita Terkait

1 Hektar Berapa Meter? Begini Pembahasannya Cara Memahami Ukuran Hektar dan Meter!
Bagaimana Kuliner Tionghoa Mengalami Penyesuaian dengan Selera Masyarakat Indonesia? Berikut Penjelasannya!
Menurut Anda, Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Menjadi Hal yang Sangat Penting? Bagaimana Hubungannya dengan Hak Cipta yang Restriktif?
Socrates Award Itu Apa? Rahasia di Balik Penghargaan Dunia yang Bikin Penasaran!
Jangan Asal! Ternyata Ini Rahasia Cara Membuat Surat Izin Sakit Sekolah yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
Untuk Meningkatkan Pemahaman Anda dengan Topik Materi Minggu Ini, Silakan Diskusikan Mengenai Karakteristik Pasar Monopoli dan Oligopoli dan Bagaimana Kedua Pasar Ini Memperoleh Keuntungan
Bagaimana Peran Kelompok Kerja Sebagai Komunitas Belajar Profesional dapat Membantu Membangun Budaya Refleksi, Kolaborasi, dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Mengapa Pemilu dapat Dikatakan Sebagai Salah Satu Bentuk Penerapan Demokrasi? Begini Penjelasannya!

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 12:03 WIB

1 Hektar Berapa Meter? Begini Pembahasannya Cara Memahami Ukuran Hektar dan Meter!

Wednesday, 28 October 2026 - 07:46 WIB

Bagaimana Kuliner Tionghoa Mengalami Penyesuaian dengan Selera Masyarakat Indonesia? Berikut Penjelasannya!

Tuesday, 27 October 2026 - 10:02 WIB

Menurut Anda, Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Menjadi Hal yang Sangat Penting? Bagaimana Hubungannya dengan Hak Cipta yang Restriktif?

Tuesday, 27 October 2026 - 07:52 WIB

Socrates Award Itu Apa? Rahasia di Balik Penghargaan Dunia yang Bikin Penasaran!

Monday, 26 October 2026 - 10:13 WIB

Jangan Asal! Ternyata Ini Rahasia Cara Membuat Surat Izin Sakit Sekolah yang Baik dan Benar Beserta Contohnya

Berita Terbaru