Pasca KA Pandalungan Anjlok, Jalur Kereta Kawasan Jember Sudah Bisa Dilintasi

- Redaksi

Monday, 15 January 2024 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Kereta Kawasan Jember Sudah Bisa Dilalui-SwaraWarta.co.id (Sumber: TribunNews)

SwaraWarta.co.id – Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, telah kembali normal setelah insiden anjloknya KA Pandalungan di Stasiun Tanggulangin Sidoarjo pada Minggu (14/1).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengkonfirmasi bahwa semua kereta beroperasi sesuai jadwal pada hari Senin.

Proses evakuasi lokomotif dan gerbong KA Pandalungan di Stasiun Tanggulangin berhasil diselesaikan pada Senin dini hari pukul 00.22 WIB, memungkinkan jalur dapat dilalui kembali.

KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang Banyuwangi – Semarang Tawang Bank Jawa Tengah menjadi kereta pertama yang melintasi jalur tersebut dengan kecepatan terbatas 20 km/jam pada jam 03.11 WIB.

Baca Juga :  Terlibat Kecelakaan Maut Tol Ciawi Jawa Barat, Ini Daftar Korban MD

Sebelumnya, beberapa rangkaian kereta api keberangkatan dari Daop 9 Jember, seperti KA Ranggajati relasi Jember – Cirebon, KA Logawa relasi Jember – Purwokerto, KA Sritanjung relasi Ketapang – Lempuyangan, dan KA Wijayakusuma relasi Ketapang – Cilacap, terpaksa harus memutar lewat Bangil – Malang – Kertosono.

Akibatnya, beberapa kereta mengalami keterlambatan signifikan.

Kereta Api Sritanjung tiba di Stasiun Ketapang pada pukul 22.20 WIB, kereta ini mengalami kelambatan selama 122 menit.

Sedangkan, KA Logawa datang di Stasiun Jember pada pukul 22.20 WIB, mengalami kelambatan 225 menit.

KA Ranggajati tiba di Stasiun Jember pukul 23.34 WIB dengan kelambatan 179 menit, sementara KA Wijayakusuma tiba di Stasiun Ketapang pukul 05.51 WIB mengalami kelambatan 123 menit.

Baca Juga :  Samsung Galaxy A06: Optimalisasi Pengalaman Pengguna dengan One UI 6.1 dan Fitur Canggih

KA Blambangan Ekspres tiba di Stasiun Ketapang pada 11.20 WIB dengan kelambatan mencapai 385 menit.

Cahyo menyatakan bahwa semua kereta yang mengalami keterlambatan tersebut diberangkatkan kembali dari Daop 9 Jember pada Senin ini sesuai dengan jam keberangkatan masing-masing.

Meskipun demikian, pihak KAI tetap menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang mengalami keterlambatan di sejumlah stasiun tujuan di wilayah Daop 9 Jember akibat proses evakuasi KA Pandalungan.

Kejadian anjloknya KA Pandalungan, relasi Gambir-Jember, terjadi pada Minggu (14/1) pukul 07.57 WIB di Emplasemen Stasiun Tanggulangin.

Kecelakaan ini mengakibatkan jalur KA tidak dapat dilalui, memicu sejumlah perubahan jalur dan keterlambatan signifikan pada perjalanan kereta api di wilayah tersebut.***

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Berita Terbaru