Apakah Boleh Berhubungan Badan Saat Haid? Pahami Risiko dan Manfaatnya!

- Redaksi

Thursday, 20 November 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah Boleh Berhubungan Badan Saat Haid?

Apakah Boleh Berhubungan Badan Saat Haid?

SwaraWarta.co.id – Banyak pasangan bertanya-tanya, apakah boleh berhubungan badan saat wanita sedang menstruasi atau haid? Secara medis, tidak ada larangan mutlak, namun ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai risiko, manfaat, dan pandangan agama terkait topik sensitif ini.

Keuntungan Berhubungan Seks Saat Menstruasi

Meskipun terlihat berantakan, berhubungan intim saat menstruasi ternyata memiliki beberapa potensi manfaat:

  • Meredakan Kram: Orgasme dapat memicu pelepasan hormon endorfin yang bertindak sebagai penghilang rasa sakit alami. Kontraksi otot rahim saat orgasme juga dapat membantu meredakan kram menstruasi.
  • Pelumas Alami: Darah menstruasi dapat berfungsi sebagai pelumas tambahan, membuat penetrasi terasa lebih nyaman bagi sebagian wanita.
  • Memperpendek Siklus (Mitos): Tidak ada bukti ilmiah kuat bahwa seks saat haid dapat memperpendek durasi siklus.
Baca Juga :  Doa Hamil, Bunda Wajib Menerapkan Biar Si Kecil Sehat Sampai Lahir ke Dunia

Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Berhubungan intim saat haid bukannya tanpa risiko. Anda dan pasangan perlu waspada terhadap hal-hal berikut:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Risiko Infeksi Menular Seksual (IMS): Darah adalah medium penularan yang efektif. Melakukan seks tanpa pengaman saat haid dapat meningkatkan risiko penularan IMS seperti HIV, Hepatitis B dan C, dan penyakit lain, karena virus dapat bertahan dalam darah.
  2. Infeksi Jamur atau Bakteri: Leher rahim (serviks) sedikit terbuka saat menstruasi, membuat bakteri atau jamur lebih mudah masuk ke dalam rahim, berpotensi menyebabkan infeksi seperti vaginitis atau penyakit radang panggul (PID).
  3. Kehamilan (Risiko Rendah, Tapi Ada): Meskipun peluangnya rendah, kehamilan masih bisa terjadi, terutama pada wanita dengan siklus pendek. Sperma dapat bertahan hidup di saluran reproduksi hingga 5 hari. Selalu gunakan kondom jika Anda tidak merencanakan kehamilan.
  4. Kebersihan: Seks saat haid bisa cukup berantakan. Siapkan handuk atau kain untuk alas dan bersihkan diri setelahnya untuk menjaga kebersihan.
Baca Juga :  Doa Niat Mandi Junub: Persiapan Spiritual untuk Mensucikan Hadats Besar

Pandangan Agama (Islam)

Dalam Islam, berhubungan badan saat haid dilarang keras (diharamkan). Larangan ini tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 222. Pasangan Muslim dianjurkan untuk menghindari penetrasi saat istri sedang haid, namun masih diperbolehkan untuk melakukan kemesraan dan sentuhan fisik di area selain kemaluan.

Secara medis, berhubungan seks saat haid umumnya aman selama Anda dan pasangan:

  • Menggunakan Kondom: Ini adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko IMS dan kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Menjaga Kebersihan: Mandi atau membersihkan area genital sebelum dan sesudah sangat dianjurkan.
  • Komunikasi: Pastikan kedua belah pihak merasa nyaman dan sepakat untuk melakukannya.

Jika Anda memiliki riwayat infeksi atau kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk berhubungan seks saat menstruasi.

Berita Terkait

Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar? Kenali Proses dan Faktornya
JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!
Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?
Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!
Dua Inovasi, Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDG 4 dan SDG 8 di Desa Segorotambak

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 15:25 WIB

Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar? Kenali Proses dan Faktornya

Friday, 12 June 2026 - 12:33 WIB

JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Tuesday, 9 June 2026 - 14:42 WIB

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Sunday, 7 June 2026 - 13:27 WIB

JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Berita Terbaru