Terseret Pinjol, Karyawan Pabrik Gasak 143 Handphone

- Redaksi

Sunday, 16 June 2024 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pelaku pencurian di salah satu PT
( Dok. Ist)

swarawarta.co.id – Seorang wanita bernama E (24) yang merupakan karyawan PT Satnusa Batam ditangkap oleh polisi karena mencuri 143 unit ponsel senilai Rp 450 juta yang dimiliki oleh perusahaan tempatnya bekerja. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima laporan dari manajemen PT Satnusa. Yang mana mereka mengaku kehilangan handphone sebanyak 143 unit yang akan dikemas untuk disebar di pasar hilang. Kemudian dilakukan penyelidikan dan mengamankan karyawan inisial E,” kata Iptu Doddi, Sabtu (15/6/2024).

Baca Juga: Demi Nobar Timnas, Perawat di Probolinggo Nekat Curi TV

Pelaku E mengakui bahwa ia melakukan tindakan pencurian tersebut karena terjerat utang pinjaman online.

Baca Juga :  Anak Wanita di Dalam Koper Tak Terima Ibunya disebut Habis Berhubungan Intim dengan Pelaku

“Pengakuan pelaku untuk kebutuhan sehari-hari dan bayar pinjol. Kerugian perusahaan diperkirakan mencapai Rp 450 juta,” ujarnya

Kasus ini pertama kali dilaporkan ke polisi oleh pihak perusahaan pada 30 Mei 2024. 

Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku tersebut. 

Baca Juga: Dikepung Warga dan Polisi, Maling Sapi di Banyuwangi Tinggalkan Hasil Curian

E, pelaku yang diamankan, pada awalnya merupakan karyawan PT Sat Nusa yang bertugas untuk memeriksa hasil produksi.

Aksi pencurian handphone dilakukan oleh pelaku E dari tanggal 21 Mei hingga 29 Mei 2024. 

Dari penyelidikan dan pemeriksaan polisi, pelaku E mengambil ratusan handphone dengan membawanya satu persatu. 

Pelaku E juga dibantu oleh seorang rekannya bernama D.

Baca Juga :  Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?

“Modus pelaku,mengambil satu persatu dengan cara dibawa memasukan sela-sela bajunya disembunyikan ke toilet kemudian dibawa keluar tanpa ada pengecekan sekuriti. Kemudian diserahkan ke rekannya D yang sudah menunggu di luar perusahaan. Handphone itu dibawa keluar saat jam istirahat dan jam pulang kerja,” jelasnya.

“Sehari pengakuan pelaku bisa 5-10 unit handphone bisa diambil pelaku. Pelaku lainnya inisial D juga telah diamankan,” tambahnya.

Pelaku E mengaku kepada polisi bahwa ia nekat mencuri ratusan handphone karena terjerat utang pinjaman online. 

Akibatnya, perusahaan mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp 450 juta.

“Pelaku inisial E ini merupakan karyawan PT Sat Nusa yang memiliki jabatan PRO atau pengecekan hasil produksi. Jadi pelaku mengambil 143 handphone dalam kurun waktu 21-29 Mei 2024,” ujarnya.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Anies yang disingkirkan dari Pilkada DKI Jakarta

Kanit Tipiter Sat Reskrim Polresta Barelang, Iptu Doddi Setiawan menyatakan bahwa dari penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan oleh polisi, mereka berhasil mengamankan seorang pelaku lainnya bernama S, yang merupakan penadah handphone curian.

“Jadi total ada tiga pelaku, inisial E, inisial D dan Inisial S. Pelaku inisial S ini merupakan penadah. Saat ini semua pelaku telah diamankan di Polresta Barelang,” ujarnya.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru