Kerja Sama Pemerintah dengan Masyarakat Dalam pemberantasan Judi Online: Sosialisasi Melalui Berbagai Media

- Redaksi

Tuesday, 9 July 2024 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberantasan judi online oleh pemerintah dan masyarakat/Dok. Indonesia.go.id

Pemberantasan judi online oleh pemerintah dan masyarakat/Dok. Indonesia.go.id

SwaraWarta.co.id – Melansir dari laman resmi Indonesia.go.id bahwa pemerintah bekerja sama dalam sosialisasi bahaya judi online melalui berbagai media, termasuk media sosial dan SMS blast.

Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam melaporkan aktivitas judi online untuk memberantas kejahatan ini.

Judi apapun bentuknya baik itu daring (online) atau luring (offline), keduanya menimbulkan berbagai konsekuensi negatif seperti kecanduan, kehilangan pekerjaan, keretakan keluarga, utang, dan sanksi hukum.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Marak aplikasi judi online di tengah masyarakat yang didukung kemudahan teknologi. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan pentingnya menjaga diri dan orang-orang terdekat dari bahaya judi online.

Baca juga: 3 Pesilat Ngawi Ditangkap Polisi Usai Terlibat Pengeroyokan

Pemerintah berharap dengan kerja sama yang baik, praktik judi online dapat diminimalisir dan diberantas. Memberantas kejahatan ini tidak hanya tugas pemerintah, melainkan butuh kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Kurun waktu dua tahun terakhir, menurut data Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring (Satgas Judi Online), sedikitnya 3 juta lebih orang terpapar perjudian daring ini.

Ratusan triliun rupiah uang masyarakat tersedot dalam permainan judi online tersebut. Mulai dari permainan slot ratusan ribu hingga miliaran rupiah.

Baca Juga :  Contoh Tema Materi Pesantren Kilat SD yang Mampu Mengembangkan Karakter Siswa

Pelajar, anggota dewan, mahasiswa, pengendara ojek online, ASN, anggota polisi, hingga ibu rumah tangga terjerat judi daring ini.

Baca juga: Ketua OSIS SMA Klaten Tewas di Kolam Renang saat Dapat Surprise, Begini Kronologinya!

Menyangkut ‘perang semesta’ judi online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merupakan salah satu garda terdepan pencegahan judi online dalam Satgas Pemberantasan Perjudian Daring.

Sebagai upaya pencegahan judi online, Kominfo gencar melakukan sosialisasi dan edukasi bahaya judi kepada masyarakat. Salah satunya melakukan edukasi tentang bahaya judi online melalui media sosial.

Kominfo dalam berbagai saluran media sosial baik itu Instagram, TikTok, hingga Facebook aktif mensosialisasikan agar masyarakat menghindari dan menjauhi judi online.

Salah satunya lewat akun Instagram @literasidigitalkominfo yang mengunggah konten-konten edukatif dan informatif yang dikemas secara kreatif.

Baca juga: Pegi Setiawan Resmi Dibebaskan, Begini Kata Keluarga Vina Cirebon

Kominfo juga aktif melakukan literasi digital baik secara daring maupun luring dengan menghadirkan praktisi di bidang digital. Termasuk melibatkan para menteri.

Hal itu sudah dilakukan sejak Oktober tahun lalu hingga kini oleh Menkominfo dan Wamen Kominfo bersama-sama dengan Mendagri, dan Mendikbudristek.

Selain para menteri turun langsung ke kampus-kampus dan lembaga pendidikan, pesan gerakan “Stop Judi Online” juga disampaikan dalam setiap peringatan upacara bendera di SMA/SMK seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Selebgram Lula Lahfah Jadi Sorotan Usai Kejadian di Tanah Suci: Tertawa Diteriaki "Haram" oleh Anak Kecil

Tidak hanya pencegahan, Kominfo juga turut melakukan penegakan aturan perundang-undangan. Dalam satu bulan saja, yakni periode 1 hingga 30 Juni 2024, Kominfo sudah melakukan pemblokiran 347 ribu lebih konten judi online. Patroli siber gencar dilakukan, serta sigap merespons laporan masyarakat melalui kanal-kanal yang disediakan.

Baca juga: Di Rusia, Aplikasi VPN Dihapus di Apple Atas Permintaan Otoritas Setempat

Sementara itu, Satgas Judi Online juga terus bergerak melakukan operasi-operasi seperti pembekuan rekening, penindakan jual-beli rekening, dan penindakan terhadap transaksi game online melalui top up di minimarket.

Di samping terus menyisir dan memblokir situs-situs yang terindikasi, Kominfo meluncurkan kanal edukasi baru, https://s.id/bersamastopjudol, untuk mengedukasi masyarakat dan menindak tegas aktivitas judi online.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Usman Kansong menjelaskan hal itu pada Rabu (3/7/2024) di Jakarta. “Judi online tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membawa dampak negatif berupa kerugian finansial, gangguan mental, dan sosial.

Oleh karena itu, diperlukan tindakan preventif dan penegakan hukum yang tegas,” ujar Usman Kansong.

Baca Juga :  PDIP Jelaskan Latar Belakang Instruksi Megawati untuk Menunda Retret Kepala Daerah

Kanal tersebut dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan melaporkan praktik judi online.

Baca juga: Viral! Ibu di Indramayu Lahirkan Bayi Kembar 5

Layanan yang tersedia termasuk Hotline Stop Judi Online, salinan Keputusan Presiden nomor 21 tahun 2024, booklet Stop Judi Online, video iklan layanan masyarakat, dan konten-konten yang bisa disebar masyarakat.

Edukasi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko dan dampak buruk dari judi online. Kominfo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan kanal ini demi pemberantasan judi online.

Dirjen Usman juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan aktivitas judi online melalui aduankonten.id, email email: [email protected], atau WhatsApp di 08119224545.

Kanal lain yang digunakan Kominfo untuk edukasi stop judi online bagi masyarakat adalah dengan mengirimkan SMS blast kepada pengguna layanan telekomunikasi seluler di seluruh Indonesia.

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan, sosialisasi dalam bentuk SMS blast merupakan salah satu langkah dalam mencegah masyarakat bermain judi online.

Lembaga penyiaran seperti RRI dan TVRI juga turut menyiarkan sosialisasi setiap satu jam tentang bahaya judi online bagi masyarakat.

Berita Terkait

Apa yang Dimaksud dengan Jaringan Komputer? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya
BSU Bulan Juni 2026 Kapan Cair? Cek Fakta dan Jadwal Resminya di Sini!
Tuliskan Saran/Masukan Anda dalam Rangka Penciptaan Harmoni Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Keberagamaan?
Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!
Cara Menghitung Rata-Rata Nilai Rapot Paling Mudah dan Cepat, Yuk Mari Disimak!
Penguatan Edukasi Lingkungan Desa Pesisir Melalui Inovasi Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik: Sosialisasi Hibah Wujudkan SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Cara Daftar Ulang Mandiri UB, Berikut Ini Alur-Alurnya yang Bisa Kamu Ikuti!
Sebutkan Maksimal Tiga Materi Pembelajaran yang Masih Bapak/Ibu Butuhkan, Tetapi Belum Tersedia di Rumah Pendidikan atau Ruang Murid?

Berita Terkait

Saturday, 20 June 2026 - 12:10 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Jaringan Komputer? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Saturday, 20 June 2026 - 10:22 WIB

BSU Bulan Juni 2026 Kapan Cair? Cek Fakta dan Jadwal Resminya di Sini!

Saturday, 20 June 2026 - 08:24 WIB

Tuliskan Saran/Masukan Anda dalam Rangka Penciptaan Harmoni Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Keberagamaan?

Saturday, 20 June 2026 - 07:12 WIB

Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!

Saturday, 20 June 2026 - 06:20 WIB

Cara Menghitung Rata-Rata Nilai Rapot Paling Mudah dan Cepat, Yuk Mari Disimak!

Berita Terbaru

Apakah Roy Suryo Ditangkap

Berita

Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!

Saturday, 20 Jun 2026 - 07:12 WIB