Bahan Pakaian yang Harus Dihindari Agar Tidak Bau Badan

- Redaksi

Wednesday, 4 September 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahan pakaian pemicu bau badan.Doc.Ist

Bahan pakaian pemicu bau badan.Doc.Ist

SwaraWarta.co.id– Masalah bau badan merupakan momok terbesar yang dihadapi banyak orang, apalagi yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia.

Namun tenang saja, ada banyak cara untuk menutupi bau badan, salah satunya dengan menggunakan pakaian yang mempunyai bahan mudah menyerap keringat dan nyaman digunakan.  Maka dari itu, kita harus pintar memilih bahan pakaian yang akan kita gunakan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahan Pakaian yang Harus Dihindari Agar Tidak Bau Badan

Berikut beberapa bahan baju yang sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan bau badan:

1. Nilon

Bahan ini terbuat dari serat sintetis tanpa campuran serat alami, yang memiliki daya serap rendah. Keringat dapat terjebak di dalam kain, menyebabkan bau tidak sedap.

Baca Juga :  5 Bansos Siap Cair Mulai 12 September 2025, Simak Jadwal Lengkap dan Cara Cek Status Penerima Sesuai Data KPM

Biasanya, pakaian dengan bahan nilon lebih banyak digunakan sebagai pakaian renang. Ini karena sifatnya yang tidak menyerap air membuat nilon lebih ringan saat dikenakan di dalam air. Bahan nilon juga bersifat non-breathable sehingga terasa hangat saat dipakai.

2. Sifon Hycon

Meskipun sifon biasanya sejuk, jenis sifon ini memiliki tekstur kasar dan kemampuan menyerap keringat yang rendah, sehingga dapat menempel pada kulit dan menimbulkan bau.

Bagi orang yang punya masalah keringat berlebih, maka mengenakan pakaian berbahan sifon hycon bisa memperburuk bau yang dihasilkan.

3. Poliester

Polister merupakan bahan yang terbuat dari serat berbahan dasar minyak yang dapat menyimpan bahan kimia dan asam yang umumnya dikaitkan dengan penyebab bau badan

Baca Juga :  Resep Nugget Sayur Homemade, Cocok untuk Bekal Si Kecil!

Bakteri yang ditemukan di poliester adalah bakteri  Micrococcus adalah bakteri yang ditemukan dalam poliester. Micrococcus memiliki kemampuan enzimatiknya dalam mendegradasi asam lemak dan asam amino menjadi senyawa berbau busuk yang mudah menguap. Ketika berkeringat, poliester dapat menghasilkan bau menyengat.

4. Satin

Meskipun terlihat elegan dan lembut, seperti satin beludru, sutra, dan satin damask. Namun, jenis satin clarissa tidak disarankan untuk orang yang memiliki masalah keringat berlebih dan bau badan. Pasalnya, jenis satin ini bersifat kaku, tebal, dan sulit menyerap keringat.

Satin jenis ini cenderung tebal dan sulit menyerap keringat, yang bisa menyebabkan bau badan, terutama bagi mereka yang berkeringat lebih.

5. Spandek

Bahan spandek banyak digunakan untuk pakaian olahraga. Namun kain jenis ini tidak cocok digunakan untuk pakaian sehari-hari. Hal ini karena bahan spandek tidak menyerap keringat  dan kurang nyaman digunakan untuk beraktivitas.  Bahan kain ini juga dapat memicu pertumbuhan bakteri, sehingga menyebabkan bau badan.

Baca Juga :  Menguasai Seni Customisasi Tamiya Mini 4WD

Itulah, beberapa bahan pakaian yang dapat memicu bau badan.

Penulis : Vahira Mona Luthfita, Jurnalis Magang

Berita Terkait

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
PreownedWatch-ID: Panduan Memilih Jam Tangan Rolex dan Memahami Harga Jam Rolex Original di Jakarta

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terbaru