Bahan pakaian pemicu bau badan.Doc.Ist
SwaraWarta.co.id– Masalah bau badan merupakan momok terbesar yang dihadapi banyak orang, apalagi yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia.
Namun tenang saja, ada banyak cara untuk menutupi bau badan, salah satunya dengan menggunakan pakaian yang mempunyai bahan mudah menyerap keringat dan nyaman digunakan. Maka dari itu, kita harus pintar memilih bahan pakaian yang akan kita gunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut beberapa bahan baju yang sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan bau badan:
Bahan ini terbuat dari serat sintetis tanpa campuran serat alami, yang memiliki daya serap rendah. Keringat dapat terjebak di dalam kain, menyebabkan bau tidak sedap.
Biasanya, pakaian dengan bahan nilon lebih banyak digunakan sebagai pakaian renang. Ini karena sifatnya yang tidak menyerap air membuat nilon lebih ringan saat dikenakan di dalam air. Bahan nilon juga bersifat non-breathable sehingga terasa hangat saat dipakai.
Meskipun sifon biasanya sejuk, jenis sifon ini memiliki tekstur kasar dan kemampuan menyerap keringat yang rendah, sehingga dapat menempel pada kulit dan menimbulkan bau.
Bagi orang yang punya masalah keringat berlebih, maka mengenakan pakaian berbahan sifon hycon bisa memperburuk bau yang dihasilkan.
Polister merupakan bahan yang terbuat dari serat berbahan dasar minyak yang dapat menyimpan bahan kimia dan asam yang umumnya dikaitkan dengan penyebab bau badan
Bakteri yang ditemukan di poliester adalah bakteri Micrococcus adalah bakteri yang ditemukan dalam poliester. Micrococcus memiliki kemampuan enzimatiknya dalam mendegradasi asam lemak dan asam amino menjadi senyawa berbau busuk yang mudah menguap. Ketika berkeringat, poliester dapat menghasilkan bau menyengat.
Meskipun terlihat elegan dan lembut, seperti satin beludru, sutra, dan satin damask. Namun, jenis satin clarissa tidak disarankan untuk orang yang memiliki masalah keringat berlebih dan bau badan. Pasalnya, jenis satin ini bersifat kaku, tebal, dan sulit menyerap keringat.
Satin jenis ini cenderung tebal dan sulit menyerap keringat, yang bisa menyebabkan bau badan, terutama bagi mereka yang berkeringat lebih.
Bahan spandek banyak digunakan untuk pakaian olahraga. Namun kain jenis ini tidak cocok digunakan untuk pakaian sehari-hari. Hal ini karena bahan spandek tidak menyerap keringat dan kurang nyaman digunakan untuk beraktivitas. Bahan kain ini juga dapat memicu pertumbuhan bakteri, sehingga menyebabkan bau badan.
Itulah, beberapa bahan pakaian yang dapat memicu bau badan.
SwaraWarta.co.id - Memasuki bulan Maret 2026, Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial Program…
SwaraWarta.co.id - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, baru saja mengukir sejarah gemilang di kancah balap…
SwaraWarta.co.id - Memasuki bulan Maret 2026, kabar baik kembali hadir bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda merasa kesal saat ingin menonton konten favorit, namun aplikasi terus melakukan…
SwaraWarta.co.id – Kapan bank buka? Bagi Anda yang memiliki keperluan transaksi perbankan, baik untuk setor…
SwaraWarta.co.id - Belakangan ini, masyarakat dihebohkan dengan isu yang menyebutkan bahwa pada bulan April 2026…