Calo Pendaftaran Akpol Tipu Pria di Makassar dengan Janji Palsu, Korban Kehilangan Rp 4,5 Miliar

- Redaksi

Saturday, 19 October 2024 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Seorang pria asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang bernama Gonzalo, menjadi korban penipuan oleh seorang wanita berinisial AFR yang mengaku bisa membantu meluluskan pendaftaran Akademi Kepolisian (Akpol) tanpa mengikuti tes.

Modus yang digunakan oleh pelaku ini mencakup janji palsu dan klaim memiliki koneksi dengan pejabat tinggi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, Gonzalo kehilangan uang sebesar Rp 4,5 miliar yang diberikan kepada pelaku.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Devi Sujana, pelaku menawarkan janji-janji palsu kepada Gonzalo.

AFR mengklaim bahwa dia bisa memasukkan seseorang ke Akpol meski calon taruna tersebut sudah dinyatakan gugur dalam seleksi.

Baca Juga :  Cara Daftar Antrean Sembako KJP Online Terbaru di 2026

Tes yang seharusnya menjadi syarat masuk, dikatakan oleh pelaku, hanya merupakan formalitas belaka.

Afr berusaha meyakinkan korban bahwa dia memiliki kemampuan untuk membuat Gonzalo lulus meskipun hasil tes menunjukkan sebaliknya.

AFR semakin mempercayakan korban dengan cerita bahwa dirinya mengenal sejumlah pejabat tinggi. Korban, yang sempat merasa cemas, mulai mempercayai bahwa janji pelaku bisa terwujud.

Salah satu tindakannya adalah membawa Gonzalo ke Jakarta dengan alasan untuk bertemu dengan beberapa pejabat yang diklaim dekat dengannya.

Namun, pertemuan tersebut ternyata tidak pernah terjadi. Setibanya di Jakarta, AFR mengatakan bahwa pejabat yang dijanjikan mendadak dipanggil oleh pejabat yang lebih tinggi, yang ternyata hanya alasan belaka.

Baca Juga :  Seorang Ayah di Mojokerto Tega Menghamili Putrinya Sendiri, Berikut Kronologinya

Tidak berhenti di situ, pelaku juga membawa Gonzalo ke Semarang dengan alasan untuk mengikuti ujian tes pusat yang diselenggarakan di kota tersebut.

Namun, ketika tiba di Semarang, Gonzalo hanya menghabiskan waktu di sebuah hotel selama sebulan, tanpa mengikuti tes yang dijanjikan.

AFR memberi alasan bahwa mereka harus menunggu dan ‘standby’ sementara, yang ternyata hanya akal-akalan belaka.

Gonzalo semakin curiga setelah beberapa waktu berlalu dan menyadari bahwa dirinya tertipu. Akhirnya, dia memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap AFR.

Saat ini, AFR telah ditahan dan menjalani proses hukum atas tindak penipuan yang dilakukannya.

Baca Juga :  Viral Masjid Fatimah Umar dijual, Pemilik Buka Suara

Kasus ini menyoroti maraknya penipuan yang memanfaatkan harapan dan kepercayaan seseorang, terlebih dalam kasus pendaftaran yang melibatkan lembaga prestisius seperti Akademi Kepolisian.

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan janji-janji yang tidak masuk akal, serta selalu melakukan pengecekan terhadap kredibilitas pihak-pihak yang menawarkan bantuan dalam proses seleksi.

Kasus ini juga menjadi peringatan bagi para calon taruna Akpol lainnya agar lebih waspada dan memahami prosedur resmi yang berlaku.***

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru