Kupat Tahu Padelarang Si Merah Penuh Citarasa

- Redaksi

Tuesday, 1 October 2024 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain Kupat Tahu Singaparna yang terkenal dari Tasikmalaya, Jawa Barat juga memiliki Kupat Tahu Padalarang yang tak kalah lezat. Hidangan ini sangat cocok dinikmati saat sarapan, terutama bagi mereka yang melintasi jalur Bandung-Cianjur. Di pertigaan Tagog, Padalarang, banyak penjual Kupat Tahu Padalarang yang dapat ditemukan, dengan gerobak bertuliskan nama hidangan tersebut.

 

Di sekitar Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat, keberadaan gerobak-gerobak ini semakin meningkat berkat program branding yang membantu para pedagang. Program kemitraan ini dimulai pada Maret hingga September 2020, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan identitas merek para pedagang Kupat Tahu Padalarang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kupat Tahu Padalarang dikenal dengan kuahnya yang khas, terbuat dari santan dan rempah-rempah, berbeda dari versi lainnya yang menggunakan bumbu kacang. Kuah ini memberikan cita rasa gurih yang menggoda selera, menjadikannya pilihan favorit bagi banyak orang. Para pengunjung sering kali datang dari berbagai daerah untuk menikmati hidangan ini sebagai pengganjal perut sebelum melanjutkan perjalanan.

 

Kupat Tahu Padalarang adalah makanan khas dari Jawa Barat yang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan versi kupat tahu lainnya. Berikut adalah karakteristik utama dari Kupat Tahu Padalarang:

Baca Juga :  BPKH Fasilitasi Kepulangan Pemudik Lewat Program Balik Kerja Gratis

1. Komposisi Dasar

– Lontong/Kupat

Potongan lontong yang digunakan sebagai bahan utama.

– Tahu

Potongan tahu goreng yang disajikan bersama kupat.

– Mi Soun

Sebagai pengganti tauge, mi soun digunakan dalam sajian ini.

– Kerupuk

Biasanya disajikan bersama kupat tahu, kerupuk bulat besar menjadi pelengkap yang populer.

 

2.  Kuah Merah

Kuah merah dibuat dari campuran cabai merah tanjung dan cabai merah keriting, memberikan rasa pedas yang khas. Kuah ini selalu disajikan dalam keadaan panas, sehingga ketika disiramkan ke piring berisi kupat tahu, tampak kuah itu berasap dengan rasa agak hangat pedas di lidah, membuatnya sangat menggugah selera.

Selain itu, berbeda dengan kupat tahu umumnya yang menggunakan saus kacang, Kupat Tahu Padalarang menggunakan kuah merah sebagai pengganti. Kuah santan kental dengan bahan dasar santan, cabai, dan rempah-rempah menjadi ciri khas yang membuatnya berbeda.

Baca Juga :  Dapat 78 Suara, Caleg di Ponorogo Lolos di Kursi DPRD

Dalam sajian Kupat Tahu Padalarang, tidak ada kerupuk yang ditaburkan di atasnya. Sebaliknya, kerupuk biasanya disajikan di samping atau digunakan untuk melahap bersama kupat tahu.

Berikut ini resep Kupat Tahu Padalarang:

– Tiga kap kecil beras

– Daun pisang secukupnya

– Air bersih

– Tahu kuning 15 buah

– Satu bungkus mi soun

– 10 butir telur rebus

– 500 mililiter santan encer

– 250 mililiter santan kental

– Dua batang serai

– Daun salam empat lembar

– Garam secukupnya

– Gula merah secukupnya

– Kaldu ayam

– 7 buah cabe merah tanjung tanpa biji

– 8 buah cabe merah keriting

– Dua siung bawang putih

– 5 butir kemiri

– 6 butir lada

– Ketumbar yang disangrai 1 sendok teh

Cara Pembuatan

– Bersihkan beras, kemudian masukkan ke dalam daun pisang yang digulung dengan salah satu ujungnya telah diberi seumat (potongan lidi) agar selongsong daun tertutup.

– Tutup lagi lubang satunya dan masukkan ke dalam panci presto yang telah diisi air. Nyalakan api dan masak kurang lebih 1 jam.

Baca Juga :  Sejumlah Pengungsi Rohingya di Kantor Gubernur dipindahkan ke Camp Pramuka

– Jika sudah dinilai matang, tiriskan lontong atau ketupat. Setelah dingin, tekstur ketupat akan lebih keras.

– Haluskan bumbu seperti cabai merah, cabai keriting merah, ketumbar, kemiri, bawang putih, dan lada.

– Tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga wangi, lalu tambahkan daun salam dan serai. Aduk rata lalu beri santan encer.

– Kemudian masukkan santan kental, aduk rata lalu masukkan soun dan telur rebus. Beri garam, gula merah, dan kaldu ayam. Aduk-aduk agar santan tidak pecah.

– Jika sudah mendidih, matikan api.

– Goreng tahu kuning terpisah hingga matang. Setelah itu, potong-potong sesuai selera.

– Potong-potong kupat dan tahu, lalu taruh ke atas piring. Siram dengan kuah merah yang telah dibuat. Tambahkan kecap dan kerupuk untuk menambah rasa.

Dengan demikian, Kupat Tahu Padalarang dapat dinikmati dengan cara yang lebih mudah dan lezat di rumah. Bagaimana? Minat mencobanya dirumah?

 

Aisya Azzahra – Siswa Magang

Berita Terkait

Video Viral Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Heboh TikTok, Netizen Penasaran: Ternyata Ini Isi Rekamannya
Rekaman Ibu Tiri di Ladang Sawit Viral di TikTok, Banyak Dicari Netizen: Ternyata Ini Isi Videonya
5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong
4 Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang dan Kebun Sawit yang Viral di TikTok, Kontennya Bikin Warganet Heboh
Apa Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok? Ini Kronologi dan Fakta Rekaman di Ladang Sawit
Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan Sesuai Sunnah dan Syariat Islam
Viral! MBG Lele Mentah Jadi Sorotan Warganet, Begini Faktanya
Cara Mendapatkan Bantuan Rumah dari Pemerintah Secara Online: Panduan Lengkap 2026

Berita Terkait

Wednesday, 11 March 2026 - 19:14 WIB

Video Viral Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Heboh TikTok, Netizen Penasaran: Ternyata Ini Isi Rekamannya

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

Rekaman Ibu Tiri di Ladang Sawit Viral di TikTok, Banyak Dicari Netizen: Ternyata Ini Isi Videonya

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Wednesday, 11 March 2026 - 15:21 WIB

4 Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang dan Kebun Sawit yang Viral di TikTok, Kontennya Bikin Warganet Heboh

Wednesday, 11 March 2026 - 15:11 WIB

Apa Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok? Ini Kronologi dan Fakta Rekaman di Ladang Sawit

Berita Terbaru

Kenapa WA Kena Spam?

Teknologi

Kenapa WA Kena Spam? Mengungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya

Wednesday, 11 Mar 2026 - 16:20 WIB

 Cara Print Info GTK 2026

Berita

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Wednesday, 11 Mar 2026 - 16:12 WIB