Tema Debat Pilkada Ponorogo Tahun 2024, Kesejahteraan Masyarakat Jadi Fokus Utama

- Redaksi

Saturday, 19 October 2024 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Ponorogo Tahun 2024 (Dok. Ist)

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Ponorogo Tahun 2024 (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo akan mengadakan debat kandidat untuk Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo 2024.

Debat ini akan diikuti oleh dua paslon yakni Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru dan Sugiri Sancoko-Lisdyarita. Debat akan dilaksanakan sebanyak tiga kali dengan jadwal sebagai berikut:

  • Debat pertama: 23 Oktober 2024
  • Debat kedua: 6 November 2024
  • Debat ketiga: 20 November 2024

Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk Ika Prayitna, menyatakan bahwa ada enam tema yang akan dibahas dalam debat Pilkada 2024. Debat pertama akan fokus pada tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah.”

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Debat pertama tentang meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah,” kata Gaguk, ditulis Jumat (18/10).

Baca Juga :  Profesor BUS Kembali Menjadi Dekan Fk Unair !

Gaguk menjelaskan bahwa tujuan dari debat ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada pemilih di Ponorogo mengenai visi dan misi calon bupati untuk lima tahun ke depan.

Ia berharap, dengan adanya debat ini, para pemilih dapat mengetahui kualitas para calon yang akan mereka pilih.

Komisioner KPU Ponorogo, Arwan Hamidi, menambahkan bahwa tim panelis debat akan terdiri dari berbagai unsur, termasuk akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat.

Moderator yang memimpin debat juga merupakan orang yang berpengalaman, berasal dari lembaga media publik atau penyiaran.

Debat ini akan bersifat terbuka, di mana masyarakat dapat menyaksikannya melalui media sosial atau live streaming.

“Agar calon pemilih tahu kualitas para calon bupati yang akan dipilih,” pungkasnya.

Baca Juga :  Limbah Kurban Tak Jadi Masalah, Ini Solusi Ramah Lingkungan dari Pemprov DKI

Namun, untuk yang hadir langsung di gedung, jumlah pendukung masing-masing paslon dibatasi maksimal 50 orang. Debat ini juga akan dikawal oleh pihak kepolisian untuk memastikan keamanan.

“Tapi yang masuk gedung dibatasi. Pendukung masing-masing tim paslon maksimal 50 orang. Debat juga akan dikawal oleh kepolisian,” pungkasnya

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru