Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak, Kabag Ops Diduga Terlibat

- Redaksi

Friday, 22 November 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Disebutkan bahwa pada Jumat dini hari, 22 November 2024, sebuah insiden tragis terjadi di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat.

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar, ditemukan tewas setelah terkena tembakan di area parkir markas kepolisian setempat.

Tembakan tersebut diduga berasal dari senjata api yang digunakan oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi yang beredar, tembakan itu langsung mengenai kepala AKP Ryanto, menyebabkan luka fatal yang berujung pada kematiannya.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Dwi Sulystiawan, mengonfirmasi peristiwa tersebut, meskipun ia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rincian kejadian.

Baca Juga :  Inspiratif, Bupati Sragen Berani Hutang Demi Perbaiki Jalan Rusak

Dwi juga menyebutkan bahwa penyelidikan masih berlangsung, dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kepada publik.

Jenazah AKP Ryanto kini telah dibawa ke RS Bhayangkara di Padang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Di lokasi, ratusan personel Polda Sumbar tampak bersiap-siap untuk memberikan penghormatan terakhir kepada korban.

Namun, rincian lebih lanjut mengenai kronologi kejadian atau alasan di balik penembakan ini masih belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena melibatkan dua perwira kepolisian yang terlibat dalam insiden yang sangat tragis.

Walaupun identitas pelaku yang diduga terlibat dalam penembakan sudah diketahui, motif dan latar belakang kejadian tersebut masih dalam penyelidikan intensif.

Baca Juga :  Bejat! Pria di Tasikmalaya Tega Setubuhi Anak Tiri Selama 5 Tahun

Polisi mengungkapkan bahwa meskipun pelaku sudah teridentifikasi, pihaknya masih mendalami apakah peristiwa tersebut dipicu oleh masalah pribadi, profesional, atau ada faktor lain yang mempengaruhinya.

Saat ini, aparat kepolisian dari Polda Sumbar sedang berupaya keras untuk mengungkap fakta-fakta di balik peristiwa ini.

Penyidikan akan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan kebenaran mengenai peristiwa penembakan ini.

Selain itu, pihak berwenang juga sedang memeriksa saksi-saksi yang mungkin dapat memberikan informasi terkait dengan kejadian tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai apakah penembakan tersebut terjadi dalam keadaan darurat atau jika ada hal lain yang menjadi pemicu tindakan kekerasan antar sesama aparat kepolisian.

Polisi menekankan bahwa penyelidikan ini akan berlangsung secara transparan, dan masyarakat diharapkan bersabar menunggu hasil penyidikan yang lebih mendalam.

Baca Juga :  Peningkatan Pemasaran Digital Pariwisata Kota Jayapura: Pelatihan Khusus untuk Konten Kreator dan Alumni Putra Putri Pariwisata

Keberlanjutan kasus ini akan menjadi ujian penting bagi kredibilitas institusi kepolisian dalam menangani konflik internal serta menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan publik.

Masyarakat dan keluarga korban tentunya menantikan penjelasan yang jelas mengenai motif di balik penembakan tragis ini.***

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru