Pamit Pergi ke Kebun, Pria di Sulsel Tewas Ditelan Piton

- Redaksi

Friday, 29 November 2024 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria di sukses tewas ditelan piton
(Dok. Ist)

Pria di sukses tewas ditelan piton (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Seorang pria bernama Benjo (36) ditemukan tewas ditelan piton sepanjang 6 meter di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

“Itu anak bikin gula (aren) di dalam (kebun) kurang lebih dari perkampungan 5 kilometer masuk. Setelah bikin gula sementara di perjalanan didapat mi (bertemu) ular sawah (piton),” kata Kepala Desa Malimbu, Kasrim dilansir detikSulsel, Jumat (29/11/2024).

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (26/11) sekitar pukul 17.30 Wita di Dusun Mamea, Desa Malimbu, Kecamatan Sabbang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum kejadian, Benjo dilaporkan sempat melawan ular piton itu dengan cara menebas kepala ular menggunakan parang miliknya.

“Kemungkinan itu lama di situ baru dimakan karena itu parangnya ada 50 cm (bekas tebasan) di kepalanya (ular) tapi tidak dalam. Itu bekasnya di situ, ini anak kaya melawan tapi mungkin dikalah,” bebernya.

Baca Juga :  AQUA Komitmen Gunakan Kemasan PET Daur Ulang untuk Galon Ramah Lingkungan

Kecurigaan bahwa Benjo telah dimangsa oleh ular piton bermula ketika sepupu dan ipar korban mencari Benjo di kebun, namun yang mereka temui justru ular piton yang berada di sekitar barang-barang korban.

Setelah itu, kakak ipar Benjo meminta bantuan untuk membunuh ular tersebut.

Akhirnya, setelah perut ular piton itu dibelah, jenazah Benjo ditemukan di dalam perut ular dalam keadaan meninggal dunia.

“Kepalanya ji kaya gigitan ular, itu yang foto itu pas dibela sama anak-anak (perut ular), karena dikira masih hidup. Itu tangan kirinya itu masih masuk dari kepalanya,” ungkapnya.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru