Pemprov Bali Minta Dukungan Pembangunan Subway untuk Atasi Kemacetan dan Dukung Pariwisata

- Redaksi

Tuesday, 12 November 2024 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bali Minta Dukungan Pembangunan Subway (Dok. Ist)

Pemprov Bali Minta Dukungan Pembangunan Subway (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, meminta dukungan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, untuk mempercepat pembangunan kereta bawah tanah (subway) di Bali. Permintaan ini disampaikan dalam pertemuan di Denpasar pada hari Selasa.

Dalam kesempatan itu, Sang Made menjelaskan kepada Menko Agus bahwa subway menjadi solusi penting untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Bali, terutama karena kemacetan ini berdampak negatif pada sektor pariwisata.

Ia menambahkan bahwa jalur yang akan dilalui oleh subway adalah jalur-jalur padat lalu lintas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jalur-jalur yang akan dibangun untuk subway merupakan jalur padat lalu lintas,” kata dia sebelum Agus Harimurti bertolak dari Bali.

Baca Juga :  Mobil Listrik Tabrak Gerobak Mi Ayam di Tebet Akibat Hindari Pemotor Lawan Arah

Pembahasan tentang infrastruktur transportasi, khususnya subway, menjadi topik utama dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, ada juga pembahasan mengenai proyek infrastruktur lain yang memerlukan perhatian lebih, seperti percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan beberapa proyek yang dibiayai oleh APBN namun belum diresmikan.

“Apabila proyek ini bisa terealisasi hingga ke Tanah Lot, akan sangat membantu menjaga stabilitas sektor pariwisata, Bali sangat membutuhkan infrastruktur transportasi yang mendukung sektor pariwisata,” sambung orang nomor satu di Pemprov Bali itu.

Pembangunan subway ini rencananya akan dimulai dari Sentral Parkir Kuta. Namun, Sang Made juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam proses pengembangan subway ini.

Beberapa kendala yang dihadapi termasuk masalah peraturan pemanfaatan ruang bawah tanah serta persetujuan teknis untuk rencana jalur subway.

Baca Juga :  Donald Trump Usulkan Relokasi Warga Gaza, Indonesia Tegas Menolak

Selain itu, Sang Made juga mengusulkan sejumlah proyek pembangunan untuk Provinsi Bali agar masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025 yang disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Dalam pertemuan di area VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai tersebut, selain Menko Agus, hadir pula Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, serta jajaran pimpinan OPD terkait dari Pemerintah Provinsi Bali.

Berita Terkait

BSU Bulan Juni 2026 Kapan Cair? Cek Fakta dan Jadwal Resminya di Sini!
Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!
Penguatan Edukasi Lingkungan Desa Pesisir Melalui Inovasi Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik: Sosialisasi Hibah Wujudkan SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
PRJ Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Harga Tiket Jakarta Fair Terbaru
AS dan Iran Sepakati MoU Damai, Akhiri Perang di Timur Tengah
Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta dan Informasi Resmi Terbaru
Kapan Pengumuman PPPK Sekolah Rakyat 2026? Cek Jadwal Lengkap dan Cara Melihat Hasil Seleksinya!
Apakah Harga Pertamax Akan Turun? Begini Sinyal dari Pemerintah

Berita Terkait

Saturday, 20 June 2026 - 10:22 WIB

BSU Bulan Juni 2026 Kapan Cair? Cek Fakta dan Jadwal Resminya di Sini!

Saturday, 20 June 2026 - 07:12 WIB

Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!

Friday, 19 June 2026 - 08:54 WIB

PRJ Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Harga Tiket Jakarta Fair Terbaru

Thursday, 18 June 2026 - 18:58 WIB

AS dan Iran Sepakati MoU Damai, Akhiri Perang di Timur Tengah

Thursday, 18 June 2026 - 10:10 WIB

Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta dan Informasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru

Apakah Roy Suryo Ditangkap

Berita

Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!

Saturday, 20 Jun 2026 - 07:12 WIB