Serangan Israel di Lebanon Terus Berlanjut, 58 Warga Dipastikan Meninggal Dunia

- Redaksi

Sunday, 24 November 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa serangan udara yang dilancarkan oleh tentara Israel di wilayah Lebanon belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, otoritas Lebanon melaporkan bahwa sedikitnya 58 warga mereka tewas akibat gempuran tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini terjadi setelah serangan udara besar-besaran yang dimulai pada Sabtu (23/11/2024).

Menurut laporan yang dilansir dari AFP pada Minggu (24/11/2024), serangan terbaru Israel terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat.

Tim penyelamat di lapangan melaporkan bahwa serangan udara yang diiringi tembakan tank Israel pada dini hari menewaskan 19 orang dan melukai lebih dari 40 lainnya.

Di Beirut, serangan tersebut menyebabkan kehancuran di beberapa bangunan, termasuk satu yang dihuni oleh banyak orang.

Baca Juga :  UNRWA: Harapan Palestina di Tengah Krisis Kemanusiaan Gaza Terancam Larangan Operasi Israel

Kementerian Kesehatan Lebanon sebelumnya mencatat 19 korban tewas, namun jumlah itu kemudian diperbarui menjadi 20 orang setelah beberapa jenazah ditemukan di lokasi yang sama.

Di kawasan perumahan kelas pekerja, seperti di lingkungan Basta, lebih banyak korban jatuh, dengan laporan setempat menyebutkan sedikitnya 20 orang tewas dan 66 lainnya terluka.

Serangan ini pun tidak berhenti di situ. Setelah menggempur Beirut, Israel melanjutkan serangannya ke pinggiran selatan ibu kota, area yang dikenal sebagai benteng pertahanan kelompok militan Hizbullah.

Sejumlah warga Lebanon melaporkan bahwa serangan terjadi tanpa peringatan sebelumnya, dan ini memicu seruan untuk evakuasi dari pihak militer Israel.

Meskipun serangan tersebut merenggut banyak nyawa warga sipil, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait penyerangan di Beirut tengah.

Baca Juga :  Apakah dalam Islam Boleh Mempercayai Mimpi?

Israel hanya menyatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menyerang sasaran yang dianggap sebagai pos-pos penting bagi Hizbullah yang berada di pinggiran selatan Beirut.

Selain serangan di Beirut, serangan udara juga dilancarkan di wilayah Lebanon timur, khususnya di kota Shmostar yang terletak di dekat Lembah Bekaa, sebuah wilayah yang dikenal sebagai benteng Hizbullah.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan ini menewaskan 24 orang, termasuk 13 orang di Shmostar.

Di daerah selatan Lebanon, tepatnya di kota pesisir Tyre, serangan Israel juga menambah jumlah korban.

Laporan menyebutkan bahwa sedikitnya 14 orang tewas di area ini, termasuk lima orang yang berasal dari Tyre.

Sementara itu, pihak Israel berpegang pada alasan bahwa serangan mereka ditujukan pada tokoh senior Hizbullah dan infrastruktur militer yang dimiliki oleh kelompok tersebut.

Baca Juga :  Khofifah Indar Parawansa Tinjau Bandara Dhoho Kediri, Benarkah Pekan Depan Mulai Beroperasi?

Meskipun begitu, dampak kemanusiaan dari serangan ini sangat besar, dengan ratusan orang terluka dan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal.

Banyak pihak internasional menyerukan penghentian kekerasan dan penanganan situasi secara diplomatis untuk menghindari jatuhnya lebih banyak korban di kalangan warga sipil.***

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB