IPO PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Diantisipasi Melonjak, Banyak Investor Ritel Tidak Kebagian Jatah

- Redaksi

Wednesday, 4 December 2024 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Dari dunia investasi, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), anak perusahaan dari Adaro Energy yang berfokus pada industri batu bara, akan segera melaksanakan debutnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 5 Desember 2024.

Proses penawaran umum perdana saham (IPO) AADI telah selesai menjalani tahap penjatahan, dan hari ini, Rabu, 4 Desember 2024, adalah hari distribusi saham bagi investor.

IPO AADI menarik perhatian besar di pasar, bahkan diperkirakan mengalami oversubscribe atau kelebihan permintaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini terlihat dari banyaknya investor ritel yang hanya menerima jatah saham yang sangat terbatas, dengan beberapa di antaranya bahkan tidak mendapatkan saham sama sekali.

Baca Juga :  Prediksi Kripto yang Akan Naik Tahun 2024, Pemula Jangan Sampai Salah Pilih!

Berdasarkan pantauan di platform Stockbit, investor yang mengajukan pembelian saham AADI dengan nominal kurang dari Rp100 juta hanya mendapatkan alokasi 3 hingga 4 lot saham.

Alokasi saham yang terbatas ini menunjukkan tingginya minat dari berbagai kalangan investor.

IPO AADI memang cukup istimewa, mengingat perusahaan ini adalah bagian dari Adaro Group, salah satu pemain utama dalam industri batu bara Indonesia.

Mengingat kesuksesan sebelumnya dari IPO PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada Januari 2022, yang melibatkan harga IPO Rp100 per lembar saham dan langsung mengalami lonjakan harga yang signifikan hingga 8 hari berturut-turut berada di Auto Reject Atas (ARA), banyak investor merasa optimis bahwa IPO AADI akan mengikuti jejak yang sama.

Baca Juga :  Terdapat 3 Elemen Dasar Untuk Memahami Faktor Pendorong Keputusan Untuk Melakukan Investasi, Jelaskan Faktor-Faktor Pendorong Investasi Tersebut

Dalam prospektus IPO-nya, AADI menawarkan sebanyak 778.689.200 saham biasa yang seluruhnya merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp3.125 per saham.

Saham ini akan mencakup sekitar 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Harga penawaran saham AADI ditetapkan pada Rp5.550 per saham, itu artinya perusahaan ini sangat berpotensi meraup dana segar sebesar Rp4,32 triliun dari proses IPO ini.

Adaro Andalan Indonesia (AAI) sendiri adalah perusahaan induk yang mengelola sejumlah anak perusahaan yang terlibat dalam berbagai sektor, termasuk pertambangan batu bara termal, logistik,

pengelolaan aset lahan melalui Adaro Land, pengelolaan air melalui Adaro Water, serta bidang-bidang lain seperti investasi (Adaro Capital), ketenagalistrikan, konsultasi pertambangan, dan pengembangan teknologi informasi.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Pecah Rekor Baru: Kembali Naik di Akhir Oktober 2024

Antusiasme investor terhadap IPO AADI menunjukkan tingginya ekspektasi terhadap kinerja perusahaan ini di pasar saham, meskipun dengan alokasi saham yang terbatas.

Keberhasilan IPO ini dapat membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas jaringan dan memperkuat posisinya dalam sektor energi dan pertambangan yang terus berkembang.

Bagi investor yang beruntung mendapatkan saham, ada harapan besar akan potensi pertumbuhan dan keuntungan di masa depan.***

Berita Terkait

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan
Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan
Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo
Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?
Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag
Cara Dagangan Cepat Laku dan Banjir Pelanggan, Lakukan 5 Hal ini!
Kapan Cap Go Meh di Tahun 2026? Catat Tanggal dan Tradisinya!
Mudik Gratis Jasa Raharja 2026: Kapan Pendaftaran Dibuka?

Berita Terkait

Monday, 16 February 2026 - 07:58 WIB

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan

Sunday, 15 February 2026 - 14:00 WIB

Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan

Saturday, 14 February 2026 - 11:37 WIB

Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo

Thursday, 12 February 2026 - 15:15 WIB

Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?

Thursday, 12 February 2026 - 10:22 WIB

Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag

Berita Terbaru