Apa Makna Pancasila Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum? Berikut ini Penjelasannya!

- Redaksi

Wednesday, 19 November 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Makna Pancasila Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum.

Apa Makna Pancasila Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum.

SwaraWarta.co.id – Apa makna Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum? Pancasila bukan sekadar simbol negara atau hafalan semata dalam upacara bendera.

Lebih dari itu, Pancasila memiliki kedudukan yang sangat vital dalam ketatanegaraan Indonesia.

Salah satu predikat paling fundamental yang disandangnya adalah makna Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas, apa sebenarnya arti dari istilah tersebut? Mengapa posisi ini sangat krusial bagi keberlangsungan hukum di tanah air? Artikel ini akan mengulasnya secara mendalam.

Landasan Hukum yang Mengikat

Secara yuridis, penempatan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Baca Juga :  Bagaimana Kalian Mengamalkan Pancasila Sebagai Dasar Negara Pandangan Hidup Bangsa dan Ideologi Negara

Dalam Pasal 2 UU tersebut disebutkan secara eksplisit bahwa Pancasila merupakan sumber segala sumber hukum negara. Hal ini bermakna bahwa seluruh sistem hukum, mulai dari konstitusi hingga peraturan daerah, harus berpijak pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Makna Filosofis: Pancasila Sebagai “Grundnorm”

Dalam teori hukum, Pancasila berkedudukan sebagai Grundnorm atau norma dasar. Makna Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum berarti Pancasila adalah tempat bergantungnya seluruh tertib hukum di Indonesia.

Pancasila menjadi “batu uji” bagi setiap peraturan yang ada. Artinya, tidak boleh ada satu pun produk hukum di Indonesia yang bertentangan dengan kelima sila Pancasila, yaitu:

  1. Ketuhanan
  2. Kemanusiaan
  3. Persatuan
  4. Kerakyatan
  5. Keadilan Sosial
Baca Juga :  3 Contoh Bentuk Pelecehan Seksual yang Bisa Terjadi di Lingkungan Pendidikan, Baik Secara Verbal, Non-Verbal, Maupun Fisik

Jika diibaratkan sebuah bangunan, Pancasila adalah pondasinya. Jika pondasinya rapuh atau diganti, maka seluruh bangunan hukum di atasnya akan runtuh. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila harus menjiwai setiap materi muatan peraturan perundang-undangan.

Implikasi dalam Kehidupan Bernegara

Konsekuensi dari kedudukan ini sangat besar. Setiap pembentuk undang-undang, baik DPR maupun Pemerintah, wajib menggali nilai-nilai Pancasila saat merancang aturan. Hukum di Indonesia tidak boleh sekuler mutlak (harus berketuhanan), tidak boleh melanggar HAM (harus berkemanusiaan), dan tidak boleh memecah belah bangsa (harus berpersatuan).

Apabila ditemukan undang-undang yang melenceng dari nilai Pancasila, maka undang-undang tersebut dapat digugat atau diuji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi untuk dibatalkan demi hukum.

Baca Juga :  Ragam Manfaat Modul Ajar Kurikulum Merdeka, Apa Aja?

Kesimpulannya, makna Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum adalah menempatkan Pancasila sebagai hierarki tertinggi dan panduan mutlak dalam penyusunan aturan di Indonesia. Ia adalah roh yang menghidupkan hukum, memastikan bahwa keadilan dan kesejahteraan yang dicita-citakan negara dapat terwujud dalam koridor jati diri bangsa Indonesia. Menjaga hukum agar tetap selaras dengan Pancasila adalah tugas seluruh elemen bangsa.

 

Berita Terkait

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!
Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?
Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?
Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!
Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!
Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 08:15 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?

Monday, 12 October 2026 - 09:52 WIB

Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!

Saturday, 10 October 2026 - 12:00 WIB

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

Saturday, 10 October 2026 - 11:45 WIB

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

Friday, 9 October 2026 - 16:48 WIB

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terbaru