510 Personel Gabungan Terlibat dalam Operasi Pencarian Iptu Tomi Marbun di Papua Barat

- Redaksi

Tuesday, 22 April 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personal gabungan (Dok. Ist)

Personal gabungan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Kepolisian Daerah Papua Barat melibatkan 510 personel gabungan untuk melakukan operasi pencarian mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Inspektur Polisi Satu Tomi Samuel Marbun, yang hilang.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Komisaris Besar Polisi Ignatius Benny Adi Prabowo, mengungkapkan bahwa personel yang terlibat berasal dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah setempat.

Jumlah personel yang terlibat antara lain 155 dari Mabes Polri, 191 dari Polda Papua Barat, 74 dari Polres Teluk Bintuni, 16 dari Kodam XVIII/Kasuari, dan enam dari Kodim 1806/Teluk Bintuni.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ada 19 personel Basarnas, 30 personel Satgas Yonif 642/Kapuas, empat Pasukan Marinir III Sorong, dan 15 personel dari Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

Baca Juga :  Aksi Curat di Nganjuk: Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Terjerumus dalam Dunia Judi Online

Operasi pencarian ini dilaksanakan dalam tahap ketiga yang dimulai pada 20 April dan akan berlangsung hingga 3 Mei 2025.

“Operasi SAR tahap ketiga berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 20 April sampai 3 Mei 2025,” kata Ignatius Benny.

Ignatius Benny menambahkan, operasi yang diberi nama Alpha Bravo Moskona 2025 ini meliputi pencarian, penyelidikan tempat kejadian perkara (TKP), dan rekonstruksi peristiwa hilangnya Iptu Tomi Marbun.

Tomi Marbun dilaporkan hilang setelah terbawa arus di Kali Rawara, Distrik Moskona Selatan, saat melakukan penangkapan terhadap pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Marthen Aikingking, pada 18 Desember 2024.

“Rekonstruksi dimulai dari Kali Rawara hingga muara Sebyar Aranday, Kabupaten Teluk Bintuni,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Aturan Khusus untuk Lindungi Anak di Dunia Siber

Selain personel gabungan, beberapa satuan tugas (satgas) Polri juga dilibatkan dalam operasi ini, seperti Satgas Intelijen, Satgas SAR, Satgas Tindak, Satgas Humas, serta Satgas Banops, Satgas Dokes, Satgas Identifikasi, Satgas Poludara, Satgas Propam, dan Pusident Polda Papua Barat.

Polda Papua Barat juga mengimbau agar tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat turut berpartisipasi dalam operasi pencarian demi keberhasilan misi kemanusiaan ini.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru