Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius

- Redaksi

Thursday, 3 April 2025 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan saat mudik (Dok. Ist)

Kecelakaan saat mudik (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Anggota Komisi V DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, meminta pemerintah dan kepolisian untuk lebih memperhatikan angka kecelakaan saat mudik Lebaran 2025.

Meskipun jumlah kecelakaan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, kasusnya masih lebih dari 1.000 kejadian.

“Targetnya pada setiap gelaran mudik kecelakaan mudik itu zero accident. Meskipun itu sulit untuk dicapai karena banyak faktor yang menjadi penyebabnya,” ujarnya

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa keselamatan berkendara juga menjadi tanggung jawab masyarakat. Selain itu, edukasi dari pemerintah dan kepolisian tentang pentingnya keselamatan saat mudik dan arus balik harus terus digencarkan

Hal yang sama juga disampaikan Deputi IV Kemenko PMK, Warsito. Ia mengingatkan pemudik untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara dan memastikan kendaraan dalam keadaan layak untuk perjalanan jauh.

Baca Juga :  SE Baru Pemprov Jatim: Kesempatan Kerja Kini Lebih Setara untuk Semua Usia

“Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur yang memadai dan rekayasa-rekayasa lalulintas untuk keamanan dan kenyamanan pemudik,” ujarnya

Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat adanya penurunan jumlah kecelakaan mudik 2025 hingga 31,37 persen. Jumlah kecelakaan turun menjadi 1.477 kasus dibanding tahun 2024 yang mencapai 2.152 kejadian.

Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga mengalami penurunan sebesar 32 persen. Jika pada Lebaran 2024 terdapat 324 korban meninggal, pada 2025 jumlahnya menurun menjadi 223 jiwa.

Pemerintah berharap upaya peningkatan keselamatan mudik terus berjalan agar jumlah kecelakaan bisa semakin ditekan di tahun-tahun mendatang.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru