Bakal Jadi Ketum PPP? Sandiaga Uno Disebut Punya Paket Lengkap, Apa Saja?

- Redaksi

Tuesday, 10 June 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Majelis Syariah DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), KH Muslich ZA, secara terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap Sandiaga Uno sebagai calon Ketua Umum PPP. Ia menilai Sandiaga sebagai sosok yang ideal untuk memimpin partai tersebut menuju kejayaan.

KH Muslich ZA menekankan bahwa PPP memiliki banyak kader potensial, namun menurutnya, Sandiaga Uno memiliki keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan yang paling tepat. Ia menilai Sandiaga mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi citra dan perkembangan PPP.

Pendapat KH Muslich ZA ini sejalan dengan pernyataan Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Belly Belalusalam. Keduanya melihat Sandiaga sebagai figur yang mampu memberikan “efek kejut” positif bagi publik dan membawa angin segar bagi PPP.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan Dukungan terhadap Sandiaga Uno

KH Muslich ZA menjelaskan lebih detail alasannya mendukung Sandiaga Uno. Ia menginginkan seorang ketua umum yang memiliki karakteristik “paket komplit”. Sosok tersebut harus religius, dekat dengan ulama dan santri, serta diterima oleh semua kalangan, termasuk anak muda.

Baca Juga :  Dewa United Siap Hadapi Semen Padang, Riekerink Ingatkan Tim untuk Tetap Waspada

Menurutnya, Sandiaga Uno memenuhi kriteria tersebut. Pengalaman Sandiaga sebagai Ketua Bapilu PPP juga menjadi poin plus. Hal ini membuktikan komitmen dan perjuangannya bersama PPP.

KH Muslich ZA mengajak seluruh kader PPP untuk merangkul dan mendukung Sandiaga Uno. Ia berharap dengan kepemimpinan Sandiaga, PPP dapat kembali eksis dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Perlunya Transformasi di PPP

Menjelang Muktamar PPP, KH Muslich ZA mengakui adanya dinamika yang wajar terjadi di internal partai. Dinamika ini justru menunjukkan keinginan kader untuk melakukan transformasi yang sesungguhnya, termasuk perubahan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Ia menekankan perlunya revisi AD/ART untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman. AD/ART yang sudah usang perlu diperbarui agar lebih relevan dan efektif dalam menjalankan roda organisasi.

Baca Juga :  Suasana Pagi di Magelang: Sri Mulyani dan Kabinet Prabowo Ikuti Retreat di Akmil

KH Muslich ZA menyerukan kepada seluruh peserta Muktamar untuk semangat dalam merevisi AD/ART. Perubahan ini dinilai sangat penting untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

Profil Sandiaga Uno dalam Konteks PPP

Sandiaga Uno, selain dikenal sebagai tokoh politik berpengalaman, juga memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam dunia bisnis. Pengalaman ini dapat menjadi aset berharga bagi PPP dalam hal pengelolaan organisasi dan penggalangan sumber daya.

Kedekatan Sandiaga dengan berbagai kalangan, baik ulama, santri, maupun anak muda, menjadi modal penting dalam membangun citra positif PPP di mata masyarakat. Hal ini dapat membantu memperluas basis dukungan dan meningkatkan elektabilitas partai.

Kemampuan Sandiaga dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat juga menjadi poin penting. Kemampuan ini sangat dibutuhkan dalam memimpin partai yang heterogen seperti PPP.

Baca Juga :  Hasil Indonesia VS Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

Harapan untuk Muktamar PPP

Muktamar PPP diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang strategis bagi masa depan partai. Pemilihan ketua umum yang tepat menjadi kunci utama dalam upaya revitalisasi dan pembaruan PPP.

Selain pemilihan ketua umum, Muktamar juga harus menghasilkan AD/ART yang modern dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Hal ini akan memastikan PPP dapat menjalankan perannya sebagai partai politik yang relevan dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Dengan adanya transformasi yang komprehensif, PPP diharapkan dapat kembali menjadi partai politik yang kuat dan diperhitungkan dalam kancah politik nasional.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru