Bamsoet Pastikan Tak Mencalonkan Ketum, Fokus Jaga Keutuhan Partai Golkar

- Redaksi

Tuesday, 20 August 2024 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petinggi partai Golkar (Dok. Ist)

Petinggi partai Golkar (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), memastikan dirinya tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar.

Keputusan ini diambil untuk menjaga persatuan partai, terutama setelah mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum pekan lalu.

Baca Juga: Kepemimpinan Airlangga Hartarto di Partai Golkar Dikenang sebagai Masa Penuh Pencapaian

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bamsoet menekankan pentingnya menjaga keutuhan dan soliditas Partai Golkar di tengah dinamika yang terjadi.

” Diperlukan kesadaran kolektif yang harus dibangun seluruh kader Partai Golkar untuk bersama menyelamatkan Partai Golkar,” kata Bamsoet di Jakarta, Senin.

Menurutnya, setelah Airlangga mundur, seluruh kader Partai Golkar harus bekerja sama untuk menyelamatkan partai.

Baca Juga :  Pria 66 Tahun di Madiun Hilang Terseret Arus Saat Salat

Sebelum Airlangga mundur, Bamsoet bersama Agus Gumiwang Kartasasmita dan Bahlil Lahadalia sempat berencana maju sebagai calon Ketua Umum.

Namun, setelah Agus Gumiwang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum, dia memutuskan untuk tidak ikut mencalonkan diri.

Akhirnya, Bamsoet dan Agus sepakat mendukung Bahlil Lahadalia sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar untuk periode 2024-2029.

Bamsoet memprediksi bahwa pada Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar nanti, kemungkinan besar Bahlil Lahadalia akan dipilih sebagai Ketua Umum secara aklamasi (disepakati bersama tanpa pemungutan suara).

“Dalam Munas XI Partai Golkar nanti, kemungkinan besar akan memilih Bahlil Lahadalia secara aklamasi,” kata Ketua MPR RI tersebut.

Selain itu, Bamsoet memastikan bahwa dinamika internal partai tidak akan mengganggu pencalonan kepala daerah dari Partai Golkar pada Pilkada 2024.

Baca Juga :  Neta Auto Buka Diler Baru di Brasil, Perkenalkan Model Mobil Listrik Canggih NETA X dan NETA Aya

Proses pelantikan presiden terpilih, Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka, juga tidak akan terpengaruh.

Ia menegaskan bahwa Partai Golkar adalah partai besar dengan pengalaman panjang, dan soliditas kadernya tidak perlu diragukan.

Meskipun banyak tantangan, Partai Golkar tetap kuat seperti simbolnya, pohon beringin, yang kokoh berdiri.

Baca Juga: Jusuf Hamka Mundur dari Golkar, Ada Apa?

“Partai Golkar merupakan salah satu partai besar dengan jam terbang yang sangat tinggi. Soliditas antar kader pun tidak perlu diragukan. Berbagai ujian telah dialami Partai Golkar, namun ‘Pohon Beringin‘ tetap berdiri tegak,” kata dia.

Berita Terkait

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?
WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual
TPG Mei 2026 Kapan Cair? Ini Prediksi Jadwal dan Cara Cek Penerima
Berapa Gaji KAI Properti? Ini Kisaran Gaji dan Tunjangan Terbaru
Bocoran Jadwal Lengkap: BPNT 2026 Kapan Cair ke Rekening Kamu?

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 11:24 WIB

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

Wednesday, 3 June 2026 - 08:15 WIB

Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!

Wednesday, 3 June 2026 - 06:12 WIB

Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Saturday, 30 May 2026 - 13:29 WIB

Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?

Saturday, 30 May 2026 - 13:17 WIB

WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual

Berita Terbaru