Pilkada Serentak 2024: KPU Kota Madiun Awali Penerimaan Logistik

- Redaksi

Saturday, 12 October 2024 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pilkada (Dok. Ist)

Ilustrasi pilkada (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Jawa Timur, telah mulai menerima logistik yang diperlukan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa logistik yang telah diterima meliputi tinta, segel kabel “ties”, segel kertas, bilik suara, dan kotak suara.

“Untuk saat ini yang sudah datang pengiriman logistik pilkada di antaranya tinta, segel kabel ‘ties’, segel kertas, bilik suara, dan kotak suara,” ujar Ketua KPU Kota Madiun Pita Anjarsari di Madiun, Jumat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincian barang yang diterima adalah 550 botol tinta, 3.300 kabel “ties”, 13.688 segel kertas, 1.100 bilik suara, dan 556 kotak suara.

Baca Juga :  Viral, Rumah di Jakut Ambruk Imbas Angin Puting Beliung

Setelah menerima logistik, KPU Kota Madiun akan melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kekurangan.

Jika ditemukan barang yang rusak, KPU akan mengirimkannya kembali ke KPU Provinsi Jawa Timur untuk diganti dengan yang baru. KPU juga akan memesan tambahan logistik yang kurang untuk memenuhi kebutuhan di Kota Madiun.

Untuk logistik surat suara, saat ini masih dalam proses pengadaan dan diperkirakan akan tiba di KPU setempat pada 29 Oktober 2024.

Jumlah total surat suara yang akan diterima mencapai 160.580 lembar, terdiri dari 158.580 surat suara sesuai kebutuhan dan 2.000 lembar surat suara cadangan.

“Sesuai ketentuan, surat suara yang datang ke daerah adalah ditambah 2,5 persen dari kebutuhan,” ucapnya

Baca Juga :  10 Tersangka Operator Judol Dibekuk Polres Metro Jakarta Timur, Termasuk 3 Ditangkap di Bandara

Saat ini, tahapan pilkada sudah memasuki masa kampanye, yang berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024.

Pemungutan suara untuk Pilkada 2024 akan dilaksanakan pada 27 November, sementara penghitungan dan rekapitulasi suara akan dilakukan mulai 27 November hingga 16 Desember 2024.

Di Kota Madiun, Pilkada Serentak 2024 akan diikuti oleh tiga pasangan calon:

1. Pasangan nomor urut 1, Inda Raya Ayu Miko Saputri dan Aldi Dwi Prastianto, diusung oleh PDI Perjuangan.

2. Pasangan nomor urut 2, Maidi dan Bagus Panuntun, yang didukung oleh koalisi enam partai politik: Partai NasDem, PKS, PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PSI.

3. Pasangan nomor urut 3, Bonie Laksmana dan Bagus Rizki Dinarwan, diusung oleh Partai Golkar dan Perindo.

Berita Terkait

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Tuesday, 15 September 2026 - 10:05 WIB

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

Tuesday, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Berita Terbaru

Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis

Teknologi

3 Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis yang Aman dan Legal

Tuesday, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa

Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 09:52 WIB