Gunung Lewotobi Laki-laki Turun Status dari Awas ke Siaga, Masyarakat Diminta Waspada

- Redaksi

Wednesday, 25 December 2024 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewatobi (Dok. Ist?

Gunung Lewatobi (Dok. Ist?

SwaraWarta.co.id – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menurunkan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur1w, dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga) pada 24 Desember 2024.

Keputusan ini diambil setelah dilakukan analisis menyeluruh dari pengamatan visual dan data instrumental.

“Sesuai hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh dari pengamatan visual dan instrumental, maka terhitung sejak 24 Desember 2024 tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki diturunkan dari Level Awas menjadi Siaga,” kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Kupang, Rabu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama periode 16-23 Desember 2024, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki tercatat masih fluktuatif. Tinggi kolom erupsi rata-rata mencapai 500-1.000 meter, sama seperti minggu sebelumnya.

Baca Juga :  22 Elf Masuk Lautan Pasir Bromo, Ini Kata Kapolres Probolinggo

Gunung ini juga menunjukkan adanya aliran lava baru yang bergerak ke arah timur laut dan barat laut dengan panjang sekitar 3,8 kilometer dari puncak. Material lava tersebut berpotensi memicu lahar, terutama di area barat-barat laut dan utara-timur laut kawah.

Wafid menjelaskan bahwa gempa letusan di gunung ini telah mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya suplai magma dari dalam gunung.

“Rata-rata tinggi kolom erupsi 500-1000 meter, sama seperti periode sebelumnya,” kata Wafid.

Dengan turunnya status Gunung Lewotobi Laki-laki, masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada. Wafid meminta agar warga hanya mempercayai informasi resmi dari Badan Geologi dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Mengejutkan! Satu Keluarga Di Malang Meninggal di Dalam Rumah, Dugaan Sementara Masih Simpang Siur

“Kiranya masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda, serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” pesan Wafid.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru