Enam WNI Meninggal dalam Kecelakaan Bus Saat Umrah di Arab Saudi, Kemlu RI Turun Tangan

- Redaksi

Saturday, 22 March 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan bus di Arab yang tewaskan beberapa WNI (Dok. Ist)

Kecelakaan bus di Arab yang tewaskan beberapa WNI (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi bahwa enam warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia akibat kecelakaan bus di Arab Saudi.

Insiden ini terjadi pada Kamis (20/3/2025) di jalan lintas Madinah-Makkah, tepatnya di Wadi Qudaid, sekitar 150 km utara Jeddah.

Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim tim untuk menangani kejadian ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Total WNI jamaah umrah yang menjadi korban dalam kecelakaan adalah 20 orang, enam di antaranya meninggal dunia dan sisanya luka-luka. Tiga orang masih mendapatkan perawatan,” ucap Judha, Jumat (21/3/25) malam.

KJRI Jeddah langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat, rumah sakit, pemandu tur umrah, Kementerian Haji, serta perusahaan bus untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Bocah 11 Tahun di Pamekasan Hilang Terseret Arus Sungai Saat Bermain

Berdasarkan laporan awal, kecelakaan terjadi karena bus yang membawa jamaah umrah itu terbalik dan terbakar.

Saat ini, otoritas Arab Saudi masih mengidentifikasi enam jenazah korban karena kondisi mereka yang terbakar, sehingga proses identifikasi menjadi lebih sulit.

Sementara itu, Kemlu RI juga berkoordinasi dengan Kementerian Agama serta agen perjalanan umrah untuk memastikan data para korban dan menyampaikan informasi kepada keluarga mereka di Indonesia.

Terkait pemakaman, Judha menegaskan bahwa keputusan akhir akan mengikuti keinginan keluarga korban, apakah jenazah akan dimakamkan di Arab Saudi atau dipulangkan ke Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan bahwa proses pemakaman para korban sudah berlangsung di Arab Saudi, sementara korban luka dirawat di dua rumah sakit setempat.

Baca Juga :  Rektor Universitas Bina Darma Terseret Kasus Penggelapan dan TPPU, Kerugian Capai Rp38 Miliar

“Saat ini (yang) wafat dalam proses pemakaman di sana. (Korban luka) dirawat di dua rumah sakit,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (21/3/25) malam.

Kemlu RI memastikan akan terus memberikan bantuan kepada para korban dan keluarga mereka untuk memastikan proses identifikasi, perawatan, serta pemulangan jenazah berjalan dengan lancar.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru