Tragis!Pemuda di Bogor Dibacok saat Beli Siomay, Begini Kronologinya!

- Redaksi

Wednesday, 28 February 2024 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Korban pembacokan di Bogor (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Dalam sebuah kejadian di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa malam tanggal 27 Februari 2024, seorang warga bernama FI (34) menjadi korban kejahatan begal. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejahatan ini sangat jahat karena pelaku tidak hanya mengambil motor milik korban, tetapi juga membacok korban secara brutal saat sedang membeli siomay di pinggir Jalan Raya Tlajung Udik.

Menurut keterangan Kapolsek Gunungputri, Kompol Didin Komarudin, peristiwa ini terjadi saat korban sedang menunggu pesanannya disiapkan. 

“Korban pria inisial FI (34). Pelaku belum di ketahui identitasnya, melakukan tindakan kekerasan dengan pembacokan yang mengakibatkan terkena bagian paha sebelah kanan korban,” kata Kapolsek Gunungputri Kompol Didin Komarudin dalam keterangannya, Selasa (27/2).

Baca Juga :  Cara Cek Tenaga Honorer yang Terdata di Database BKN, Hanya 3 Langkah Saja

Tiba-tiba pelaku mendekati korban untuk meminta sepeda motor yang tengah dipakai oleh korban. 

“Kejadian bermula saat korban sedang berada di pinggir Jalan Raya Tlajung untuk membeli somay. Saat korban menunggu disiapkan siomaynya, pelaku menghampiri korban untuk meminta sepeda motor dan langsung membacok bagian tubuh korban,” kata Didin

Setelah korban menolak memberikan motor, pelaku langsung membacok korban di paha kanan dan mengambil motor milik korban lalu kabur dari tempat kejadian.

Korban yang terkena bacokan tersebut mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Sementara pelaku pencurian beserta motif yang melatarbelakanginya hingga membawa korban ke kondisi seperti saat ini, masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. 

Baca Juga :  Lowongan Helper Alfamart Bandung

Didin mengatakan bahwa timnya sudah mengecek TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) dan mengambil keterangan dari beberapa saksi mata yang ada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

“Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terhadap identitas tersangka pada aksi pencurian dan kekerasan tersebut. Kami sudah mendatangi TKP dan mencari saksi,” pungkas Didin

Peristiwa ini mendapat perhatian banyak masyarakat, dan mahasiswa/i setempat pun turut berkumpul bersama menuntut kebebasan dan keamanan bagi warga sekitar. 

Kejadian semacam ini memang sering kali terjadi di daerah perkotaan, namun hal ini harusnya tidak boleh terus berulang dan haruslah segera ditangani secara serius demi menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat yang ada

Berita Terkait

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini
Apa Manfaat Utama PJP Bagi Lansia? Panduan Lengkap Menjaga Kualitas Hidup di Usia Senja
Kapan Hari Vespa Sedunia? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Friday, 24 April 2026 - 09:07 WIB

Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya

Friday, 24 April 2026 - 03:48 WIB

Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya

Berita Terbaru