JK Dukung Pelaporan Anies Baswedan terhadap Bawaslu imbas Ungkit Lahan Milik Prabowo

- Redaksi

Friday, 12 January 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla memberikan tanggapan terhadap pelaporan Anies Baswedan ke Bawaslu 
(Dok. Istimewa)


SwaraWarta.co.id
– Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla memberikan tanggapan terhadap pelaporan calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

“Bagus itu kalau dibawa, kalau diperiksa gampang Anies, minta kesaksian dari Pak Jokowi. Kan yang pertama ngomong Pak Jokowi,” kata Jusuf Kalla ditemui di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya No 6, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Januari 2024.

Sebelumnya, Anies dilaporkan ke Bawaslu karena mengajukan pertanyaan mengenai kepemilikan lahan seluas 340 ribu hektar saat berpartisipasi dalam debat capres ketiga pada hari Ahad, 7 Januari. 

Pelapor Anies mengaku bernama Pendekar Hukum Pemilu Bersih (PHPB) dan menuduh bahwa pertanyaan Anies mengandung fitnah.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa pelaporan tersebut sebaiknya dilanjutkan. Menurutnya, ketika Anies ditanya mengenai sumber datanya, ia mungkin akan mengatakan bahwa datanya berasal dari RI-1. 

“Kalau diperiksa, Anies kalau ditanya dari mana datanya? Dari Pak Jokowi. Panggil Pak Jokowi, ah baru ramai negeri ini,” kata Jusuf Kalla sambil tertawa di hadapan pers.

Sementara itu, juru bicara Timnas Amin, Usamah Abdul Aziz, menyatakan bahwa data tentang kepemilikan lahan Prabowo berasal dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

Usamah menjelaskan bahwa Jokowi pernah menyebutkan jumlah lahan yang sama saat menjadi lawan debat Prabowo dalam pemilihan presiden tahun 2019.

Baca Juga :  Polisi Amankan 2 Warga yang Terlibat Bentrok Kelapa Gading

“Silakan saja (dilaporkan). Data soal lahan bersumber dari Pak Jokowi,” ucap Usamah saat dihubungi, Selasa, 9 Januari 2024.

Dalam pemaparan visi-misinya, Anies sempat membicarakan masalah lebih dari separuh tentara yang tidak memiliki rumah dinas, sedangkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto justru memiliki lahan seluas lebih dari 340 hektar. 

“Maaf Pak Prabowo angkanya terlalu kecil. Bukan 320 hektare, tapi 340 ribu hektare. Saya klarifikasi,” ucapnya.

Ketika Anies ingin mengklarifikasi pernyataannya itu saat ditanya oleh moderator tentang pertahanan siber, dia mengatakan bahwa angka yang dia sebutkan terlalu kecil. 

Namun, Prabowo langsung memotong pembicaraan Anies dan menyatakan bahwa data yang disampaikan Anies salah.

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Berita Terbaru

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Olahraga

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Wednesday, 28 Jan 2026 - 14:28 WIB

Ciri-ciri IQ Rendah

Lifestyle

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Wednesday, 28 Jan 2026 - 10:38 WIB