Apakah Bisa Bikin KTP Lewat Online? Ini Cara Praktis Tanpa Perlu Antre!

- Redaksi

Monday, 30 March 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah Bisa Bikin KTP Lewat Online

Apakah Bisa Bikin KTP Lewat Online

SwaraWarta.co.id – Di era digital yang serba cepat ini, mobilitas masyarakat semakin tinggi sehingga waktu menjadi aset yang sangat berharga. Banyak orang bertanya-tanya, apakah bisa bikin KTP lewat online?

Kabar baiknya, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah melakukan transformasi digital.

Kini, warga tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantre di kantor kecamatan atau Dinas Dukcapil setempat hanya untuk melakukan pendaftaran awal atau pembaruan data.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjawab Pertanyaan: Apakah Bisa Bikin KTP Lewat Online?

Jawabannya adalah bisa. Namun, perlu dipahami bahwa sistem “online” di sini umumnya merujuk pada proses pendaftaran, pengunggahan dokumen, dan penjadwalan. Mengingat KTP elektronik (e-KTP) memerlukan data biometrik seperti sidik jari dan pemindaian retina mata, pemohon baru tetap diwajibkan datang ke kantor fisik untuk proses perekaman.

Baca Juga :  Mengguntungkan, Ini Dia Cara Mendapatkan Saldo Dana Melalui Aplikasi Cashzine

Meski begitu, layanan online sangat membantu untuk keperluan:

  • Pendaftaran cetak ulang KTP yang rusak atau hilang.
  • Pembaruan data (status perkawinan, gelar, atau alamat).
  • Pengajuan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Cara Mengurus KTP Secara Digital Melalui Aplikasi

Layanan online ini biasanya dikelola oleh masing-masing Pemerintah Daerah. Berikut adalah langkah umum yang bisa Anda ikuti:

  1. Unduh Aplikasi Resmi: Cari aplikasi resmi Dukcapil sesuai domisili Anda (misalnya: Identitas Kependudukan Digital secara nasional, atau aplikasi khusus daerah seperti Alpukat Betawi untuk Jakarta).
  2. Registrasi Akun: Masukkan NIK, alamat email, dan nomor ponsel yang aktif.
  3. Pilih Layanan: Klik pada menu “KTP Elektronik” atau “Pembaruan Data”.
  4. Unggah Dokumen: Biasanya Anda diminta mengunggah foto Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan hilang dari kepolisian jika KTP hilang.
  5. Verifikasi & Pengambilan: Setelah dokumen diverifikasi petugas, Anda akan menerima notifikasi. Jika data sudah siap, Anda tinggal datang untuk pengambilan atau perekaman biometrik jika diperlukan.
Baca Juga :  Imbas Kasus Pagar Laut di Tangerang, Bareskrim Periksa Kades Kohod dan Sita Ratusan Dokumen

Keuntungan Menggunakan Layanan KTP Online

Selain menghemat waktu, layanan digital ini meminimalisir praktik pungli (pungutan liar) karena semua proses tercatat dalam sistem secara transparan.

Anda juga bisa memantau status permohonan secara real-time dari smartphone Anda. Pastikan koneksi internet stabil dan dokumen yang diunggah terbaca dengan jelas agar proses verifikasi berjalan lancar.

 

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru